Tim Sekretariat Wapres Temui Wali Kota, Percepat Pembangunan Pasar Atas Bukittinggi

Tim  Sekretariat Wapres Temui Wali Kota, Percepat Pembangunan Pasar Atas BukittinggiTim Sekretariat Wakil Presiden, foto bersama dengan Wali Kota, Wakil Wali Kota, Sekda dan anggota DPRD usai melakukan pertemuan di ruang kerja Wali Kota. GATOT

 

 

 

 

 

 

 

BUKITTINGGI, HARIANHALUAN.COM-Guna percepatan pembangunan Pasar Atas Kota Bukittinggi, tim Sekretariat Wakil Presiden (Wapres) mengunjungi Pemko Bukittinggi, dan melakukan audiensi dengan Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias.

Tim Sekretariat Wakil Presiden yang berkunjung ke Bukittinggi ini yakni  Kepala Biro Umum  Azhari Maulana, Kabid Infrastruktur Dasar dan Tata Ruang Titin Lilis Surinda,  serta  Kasubid Infrastruktur Dasar Sekretariat Wakil Presiden Rio Jayusman. Turut hadir dalam audiensi ini Wakil Wali Kota Irwandi, Sekda Yuen Karnova, Asisten III   Zet Buyung, anggota DPRD Herman Sofyan dan Kabid Aset Makhda Yetri.

“Audiesi yang kita lakukan dalam rangka melaksanakan arahan Wakil Presiden RI, dalam mempercepat pembangunan Pasar Atas Bukittinggi. Hal ini sehubungan dengan  telah terbitnya Peraturan Presiden (Perpres)  Nomor 64 Tahun 2018,  tentang  penugasan kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk  melakukan rehabilitasi Pasar Atas Bukittinggi,” kata  Azhari, usai audiensi dengan  dengan Wali Kota Ramlan Nurmatias kemarin.

Ia menuturkan, untuk pembangunan Pasar Atas Bukittinggi ini,  Kementerian PUPR telah melakukan Penandatanganan Kontrak Bersama pekerjaan pembangunan Pasar Atas Bukittinggi antara PPK Pelaksanaan Satker Penataan Bangunan, dengan Direktur Utama PT Brantas Abipraya (Persero), KSO PT Penta Rekayasa.  Penandatangan  disaksikan oleh Menteri Perdagangan, Menteri PUPR serta Wali Kota Bukittinggi di ruang Pendopo Gedung Cipta Karya Kementerian PUPR m di Jakarta pada  Senin (20/8).

“Audiensi ini sangat penting dilakukan dalam rangka penyerapan dan kesamaan pandangan. Di samping itu  kami ke Bukittinggi guna untuk memastikan pekerjaannya. Kita tidak ingin timbul permasalahan nantinya   setelah pembangunan fisiknya selesai,” tutur Azhari.

Sementara itu Kabid Infrastruktur Dasar dan Tata Ruang, Titin Lilis Surinda mengatakan, Perpres No 64 tahun 2018 yang diterbitkan   merupakan Perpres yang paling cepat ditandatangani oleh Presiden, karena Wakil Presiden memfasilitasi kegiatan pembangunan Pasar Atas ini. “Wakil Presiden Jusuf Kalla menginginkan supaya pedagang cepat berdagang kembali, dan kegiatan ekonomi cepat berjalan kembali,” ungkapnya.

Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kunjungan yang dilakukan tim dari Sekretariat Wakil Presiden ke Bukittinggi.  Ramlan juga menyampaikan terima kasih kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla yang telah memfasilitasi pembangunan Pasar Atas.

“Dalam audiensi yang digelar, kita menjelaskan dan menjawab semua pertanyaan yang diajukan tim secara terinci dan sistematis, mulai dari kronologis kejadian kebakaran pada  30 Oktober 2017, proses pembangunan pasar penampungan, hingga penandatanganan kontrak pekerjaan pada 20 Agustus 2018. Untuk pemanfaatan pasar nantinya, kita akan buatkan Perwako,” ujar Ramlan

Ia juga berharap kepada Tim dari Sekretariat Wakil Presiden, untuk dapat memfasilitasi kembali  pemanfaatan bekas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)  Bukittinggi, yang terletak di jalan Perintis Kemerdekaan. Karena  sebelumnya juga  telah pernah dibicarakan dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Menteri Hukum dan HAM. (h/tot)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

51 − = 45