Tiga hari kedepan potensi gelombang laut mencapai empat meter

Ilustarsi – ANTARA SUMBAR/Adi Prima/Maril/18

Padang, (Antaranews Sumbar) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Maritim Teluk Bayur Kota Padang, Sumatera Barat mengimbau nelayan di daerah itu untuk mewaspadai gelombang tinggi yang diprediksi terjadi pada 27 hingga 29 Juli 2018.

Prakirawan BMKG Maritim Teluk Bayur Ferdy Agustian di Padang, Kamis mengatakan pada tanggal tersebut potensi tinggi gelombang mencapai tiga hingga empat meter sehingga berbahaya bagi nelayan yang melaut.

Menurut dia gelombang itu terjadi di perairan Kepulaua Mentawai, Samudra Hindia Barat Kepulauan Mentawai, Perairan Enggano Bengkulu dan Samudra Hindia Barat Bengkulu. Sementara untuk cuaca umum diperkirakan hujan ringan dan kecepatan angin dari timur laut menuju tenggara sekitar lima higga 20 knot.

“Nelayan yang mencari ikan di lokasi tersebut sebaiknya mengindahkan imbauan tersebut karena gelombang setinggi itu dapat membahayakan keselamatan,” katanya.

Ia menjelaskan salah satu penyebab terjadinya gelombang tinggi ini akibat tiupan angin yang cukup kuat dari Benua Australia sehingga berpengaruh terhadap gelombang laut di barat pulau Sumatera.

Selain itu pihaknya juga tengah menganalisis pengaruh lain yang menyebabkan gelombang laut tinggi.

“Gelombang tinggi ini diakibatkan oleh berbagai faktor dan kami baru menemukan satu faktor tersebut dan kami berupaya mengalisis faktor penyebab lain,” kata dia.

Ia mengatakan informasi ini telah dikirimkan kepada instansi terkait dan memberikan imbauan termasuk kepada Dinas Kelautan dan Perikanan, Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan.

“Kami berharap imbauan ini dapat dijalankan untuk meminimalkan terjadinya hal yang tidak diinginkan,” kata dia.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

+ 5 = 6