Terseret Ombak 20 Jam, Jasad Noldi Ditemukan Mengapung

Terseret Ombak 20 Jam, Jasad Noldi Ditemukan MengapungTim pencari menggotong jasad Noldi yang ditemukan nelayan. OKIS
PAINAN, HARIANHALUAN.COM-Setelah terseret ombak  selama 20 jam,  Noldi (15), akhirnya ditemukan mengapung dalam kondisi tidak bernyawa lagi oleh nelayan di   laut  Sumedang, Kenagarian Nyiur Melambai, Kecamatan Ranah Pesisir, Pesisir Selatan.
Informasi yang dihimpun  Haluan Kmis kemarin,  pencarian korban sempat terkendala dikarenakan gelombang ombak yang tinggi dan angin kencang. Namun sekira pukul 08.00 Wib pencarian tetap dilanjutkan oleh para nelayan menggunakan tiga unit perahu nelayan dan kapal kelompok organisasi nelayan setempat. “Benar, korban ditemukan oleh nelayan setempat sekitar pukul 13.00 Wib pada Rabu (20/6) pagi. Di lokasi kedalaman sekitar tujuh meter d itengah laut,” kata Kapolsek Ranah Pesisir Iptu Asmardi Abas.
Kapolsek menyebutkan, korban ditemukan dalam kondisi mengapung dan sudah mengambang di tengah laut lepas.  “Badan korban sudah membesar. Sebab, korban sudah hilang selama 20 jam ditengah laut,” ujarnya.
Setelah disemayamkan di rumah duka, korban  dikebumikan di Kampung Sariek, Kenagarian Rawang Gunuang Malelo, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan. “Kami turut berduka atas peristiwa ini. Semoga kedepan tidak ada lagi kejadian serupa. Kita memghimbau kepada masyarakat dan orang tua agar tetap waspada dan selalu mengawasi anak-anak mereka dimanapun berada,” tuturnya.
Diberitakan harianhaluan.com sebelumnya, asik mandi-mandi di salah satu kawasan objek wisata Pantai Sumedang,  korban a tenggelam di seret ombak.
Saat di lokasi Noldi (korban), melihat banyak pengunjung yang sedang mandi-mandi di kawasan pantai tersebut. Akhirnya spontan korban juga melepaskan pakaiannya dan juga ikut mandi-mandi bersama pengunjung lainnya,” kata salah satu pengunjung Anto (32).
Ia menjelaskan, tak berselang lama korban terlihat terseret ombak dan sempat melambaikan tangan untuk meminta pertolongan. Namun, saat itu tak sempat tertolong dikarenakan korban sudah berada jauh ketengah laut.  (h/kis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

14 + = 18