Temuan Mayat Pria Membusuk di Pinggir Sawah di Pasaman, Diduga Korban Pembunuhan

Temuan Mayat Pria Membusuk di Pinggir Sawah di Pasaman, Diduga Korban Pembunuhan

 

 

PASAMAN – Penemuan mayat laki-laki di Bokoreh, Jorong Sentosa, Nagari Padang Gelugur, Kecamatan Padang Gelugur, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat (Sumbar), Selasa (19/6) diduga korban pembunuhan. Hal tersebut disampaikan Kapolres Pasaman AKBP Hasanuddin, SAg, melalui Kasat Reskrim Iptu. Zulhendri kepada wartawan.

Dikatakan Iptu. Zulhendri, setelah dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan rangkaian kegiatan penyelidikan diketahui bahwa korban sebelumnya diduga berkelahi di Pasar Lama Tapus dengan tersangka yang sudah diamankan.

“Bahwa sebelumnya dilaporkan peristiwa penemuan mayat, setelah dilakukan olah TKP serta rangkaian giat penyelidikan dan berdasarkan bukti permulaan yang cukup telah terjadi Tindak Pidana (TP) penganiayaan yang mengakibatkan meninggalnya seseorang, diduga kuat dilakukan oleh tersangka berinisial NAP (51) pekerjaan tani, warga Bangun Raya Kor Sentosa Padang Gelugur, sesuai SPKAP No/10/VI/2018/reskrim tgl 19 juni 2018,” jelas Kasat Reskrim.

Ditambahkan Kasat Reskrim, tersangka Natto ditangkap di Tingkarang Rao Selatan di rumah kemenakannya, terkesan karena ingin mengamankan diri sehubungan sudah mengetahui bahwa korban ditemukan menjadi mayat.

Menurut tersangka disampaikan Kasat Reskrim, bahwa antara tersangka dengan korban sudah lama punya dendam pribadi selain itu korban terkenal preman di Pasar Lama Tapus dan pada hari Kamis tanggal 14 juni 2018, jam 10.00 wib pelaku diancam korban, lalu saat pelaku sedang jualan daging di Pasar Lama Tapus, selanjutnya terjadilah perkelahian antara korban dengan pelaku sehingga pelaku mengambil sebilah parang di meja tempat berjualannya dan membacok korban pada bagian punggung dan tangan korban, sehingga korban lari ke arah belakang pasar.

“Dan pelaku serta para pedagang pasar membiarkan korban lari, dan menyangka korban pergi berobat ke puskesmas Pasar Tapus, setelah terjadinya perkelahian itu memang datang para keluarga korban menanyakan tentang keberadaan korban namun dikatakan korban pergi berobat ke puskesmas. Namun pada hari ini Selasa 19 juni 2018 sekira jam, 10.00 wib korban ditemukan sudah menjadi mayat,” terang Iptu. Zulhendri. (Gani/Putra/AMOI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

+ 6 = 16