Sumbar targetkan perhutanan sosial capai 50 ribu hektare

Padang, (Antaranews Sumbar) – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menargetkan luas perhutanan sosial di daerah itu bisa bertambah 50 ribu hektare pada 2018 agar masyarakat sekitar hutan bisa mendapatkan kesempatan lebih besar untuk meningkatkan kesejahteraannya.
“Makin luas perhutanan sosial yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, semakin besar peluang untuk meningkatkan perekonomian,” kata Kepala Dinas Kehutanan Sumbar, Hendri Octavia di Padang, Minggu.
Ia mengatakan itu terkait reformasi agraria bidang kehutanan yang digulirkan pemerintahan Presiden Joko Widodo untuk membantu masyarakat.
Perhutanan sosial Sumbar hingga 2017 mencapai 93.210 hektare dari 500 ribu hektare hutan yang dialokasikan pemerintah provinsi setempat.
Lokasinya tersebar pada 83 titik lokasi di 12 kabupaten/kota yang memiliki lahan hutan di Sumbar.
Diharapkan pada 2018 luas perhutanan sosial itu mencapai 143.210 hektare dan terus bertambah pada tahun berikutnya.
Konsep hutan dalam paradigma reformasi agraria menurut Hendri dipandang sebagai sebuah lahan yang bisa dikelola untuk meningkatkan kesejahteraan dengan tetap menjaga kelestariannya. Artinya, masyarakat terbantu, hutan juga tetap lestari.
Melalui program itu hutan lindung dan hutan produksi yang sebelumnya tidak bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, dibuka aksesnya dengan memberikan izin pengelolaan.
Masyarakat yang mendapatkan izin pengelolaan tersebut boleh memanfaatkan lahan hutan itu untuk menanam apa saja yang menguntungkan selama 35 tahun.
“Inilah sedikit bedanya dengan reformasi agraria biasa, yaitu untuk lahan hutan hanya bisa diberikan hak pengelolaan sementara hak milik tetap pada negara,” kata dia.
Hasil hutan yang bisa dimanfaatkan bukan hanya kayu, malah hasil bukan kayu jika dikelola dengan baik lebih bisa menejahterakan masyarakat.
“Kakao, jamur atau tanaman lain yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi bisa ditanam. Hasilnya silahkan dinikmati oleh masyarakat sekitar hutan,” katanya.
Sementara itu Kepala Bidang Rehabilitasi Hutan dan Lahan Dinas Kehutanan Sumbar, Yonefis menyebutkan target 50 ribu hektare penambahan luas perhutanan sosial itu, realisasinya bisa saja lebih luas.
Karena saat ini ada 78 titik lokasi yang masih dalam proses perizinan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Sebagian dalam pengajuan izin ke kementerian dan sebagian sudah diajukan dan tinggal menunggu hasil penetapan.
Luas titik lokasi yang diajukan itu menurutnya mencapai 154.828 hektare.
Yonefis mengatakan proses pengajuan izin perhutanan sosial ke kementerian tidak hanya upaya dari Dinas Kehutanan setempat saja tetapi diawali dari tingkat kelompok masyarakat di nagari/desa.
Saat ini tercatat luas hutan di Sumbar mencapai 2,4 juta hektare tersebar pada 19 kabupaten dan kota. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

+ 14 = 20