Sudah 500 Nyawa Melayang di Marawi

Asap mengudara dari bangunan-bangunan yang terbakar sebagai dampak dari pertempuran antara pasukan pemerintah Filipina dan gerombolan teroris di Kota Marawi. Pemandangan ini diabadikan pada 3 Juli 2017.

Dimas Setiwan :

Jumlah korban tewas dalam pertempuran antara teroris Negara Islam di Irak dan Suriah ( ISIS) dan pasukan militer Filipina di Marawi, sudah menyentuh jumlah 500 orang.

Jurubicara militer Filipina Brigadir Jenderal Restituto Padilla mengatakan, 90 orang tewas adalah tentara dan petugas polisi yang bertugas di Marawi. Selanjutnya, tercatat ada tak kurang dari 381 teroris yang mati dalam pertempuran ini yang dimulai sejak 23 Mei lalu,  jumlah korban sipil tetap 39 orang. Namun, jumlah prajurit militer yang tewas diperkirakan bertambah secara dramatis.

Menteri Pertahanan Delfin Lorenzana sebelumnya membantah sebuah laporan media lokal yang menyebut korban tewas di Marawi telah menyentuh angka 2.000 orang. Lorenzana pun mendesak masyarakat untuk tidak membagikan berita yang tidak terverifikasi, hingga menimbulkan kegaduhan.

Sementara, Presiden Rodrigo Duterte mengumumkan undang-undang darurat tentang penetapan status darurat militer selama 60 hari. Keputusan ini akan berakhir dalam 10 hari ke depan.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

8 + 1 =