SPBU Manggopoh Agam dan Kampung Pondok Pariaman

   SPBU Manggopoh Agam Terbakar, 20 Ekor Ayam MatiSceenshot

 

HARIANHALUAN.COM—Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) Manggopoh, Kabupaten Agam, terbakar pada Jumat (27/4) pukul 8.30 WIB.

Api berhasil dipadamkan oleh petugas SPBU dan petugas Damkar Kabupaten Agam. Namun satu mesin pengisian, motor rusak terbakar, tak hanya itu sejumlah ayam juga ikut mati.

Informasi yang dihimpun, kejadian berawal dari pengisian bahan bakar pada sepeda motor Honda GL Pro BA 6068 TS sedang mengisi bahan bakar Pertamax.

Pemilik kendaraan Adelson, (42)  saat  mengisi BBM jenis Pertamax, melihat ada percikan api pada tanki motornya. Tiba-tiba api langsung membesar dan membakar motor bermuatan keranjang berisi ayam sebanyak 20 ekor.

Melihat kejadian itu, kebakaran petugas SPBU langsung menelfon petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Agam, melalui Kasi.Operasional Penyalamatan, Maswar.

Hendri pimpinan SPBU menjelaskan, kerusakan pada saat kejadian kebakaran, pompa dan digital pada mesin pompa tidak dapat lagi dipergunakan. Kerugian dipekirakan sebanyak 32 juta rupiah.

“Kami hanya bisa memakai satu pompa pada mesin, sedangkan pemilik kendaraan dibantu secara cuma-cuma oleh pihak SPBU Manggopoh,” paparnya.

 

Api Berkobar di SPBU Kampung Pondok Pariaman, Warga dan Pengendara yang Antri Panik

Api Berkobar di SPBU Kampung Pondok Pariaman, Warga dan Pengendara yang Antri Panik

Api muncul di SPBU Kampung Pondok, Pariaman Tengah, Jumat (27/4/2018) malam sekira pukul 20:00 WIB.
Warga Kampung Pondok, Pariaman Tengah, Sumatera Barat (Sumbar) panik disebabkan kobaran api yang menyala di SPBU yang berdekatan dengan pemukiman warga, Jumat (27/4/2018) malam sekira pukul 20:00 WIB.

Hermansyah (35) petugas SPBU mengatakan, kobaran api disebabkan adanya korsleting pada salah satu mesin sehingga api menyala dan merembes pada jerigen warga yang menunggu antrian.

Ia mengulas, untungnya jerigen tersebut langsung dilempar ke jalan sehingga api tidak menyebar kemana-mana.

“Petugas berupaya mematikan kobaran api, namun racun api pemadam SPBU tidak berfungsi lagi karena sudah lama tidak digunakan. Api berhasil dijinakkan oleh warga sekitar menjelang datangnya mobil pemadam kebakaran Kota Pariaman,” ujarnya.

Sementara itu salah satu saksi, Rido (25) yang juga ikut antrian, mengatakan mesin tersebut sempat meledak dan menimbulkan api sehingga membuat pengendara yang antri menjadi panik.

Sementara Kepala Satuan Reskrim Polres Pariaman, AKP Ilham Indarmawan menyampaikan, api memang benar murni dari mesin pompa yang korslet sehingga mengeluarkan api. Namun api berhasil dijinakkan.

Ia mengatakan, akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait terbakarnya mesin pompa pengisian bahan bakar SPBU Kampung Pondok tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

8 + = 16