Semburan Asap Gunung Kerinci Bukan Karena Gempa

Gunung Kerinci Solok Selatan (ANTARA SUMBAR/Erik Ifansyah Akbar)

Padang Aro, (Antaranews Sumbar ) – Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solok Selatan Johny Hasan Basri mengatakan semburan asap gunung kerinci pada Sabtu bukan karena gempa sumbar tetapi karena setelah kemarau lalu disiram hujan.

“Setelah koordinasi dengan kepala pos pemantau gunung kerinci Indra Saputra diketahui semburan asap gunung kerinci tadi pagi itu hal biasa karena sesudah kemarau lalu kehujanan”, kata dia melalui pesan singkat, di Padang Aro, Sabtu.

Dia mengatakan, memang ada letusan dan asapnya ke arah barat daya tetapi tidak ada kaitan dengan gempa yang terjadi di Sumbar.

Pusdalops BPBD setempat sampai saat ini terus memantau informasi serta koordinasi dengan Pusdalops se Sumbar.

“Saya juga tetap memantau dan berkoordinasi dengan Kalasa BPBD Sumbar serta Kabupaten/Kota,” ujarnya.

Gunung Kerinci terletak di Provinsi Sumbar dan Jambi sekitar 130 km sebelah selatan Padang sampai saat ini statusnya masih waspada atau level dua.

Gunung dengan ketinggian mencapai 3.805 (MDPL) ini dikelilingi hutan lebat Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) yang merupakan habitat harimau sumatra dan badak sumatra.

Pada puncak gunung pengunjung dapat melihat di kejauhan membentang pemandangan indah Kota Sungaipenuh, Kerinci Padang dan Bengkulu bahkan Samudera Hindia yang luas dapat terlihat dengan jelas.

Gunung Kerinci memiliki kawah seluas 400 x 120 meter dan berisi air yang berwarna hijau. Di sebelah timur terdapat danau Bento dan rawa berair jernih tertinggi di Sumatera.

Di belakangnya terdapat pula gunung tujuh dengan kawah yang sangat indah yang hampir tak tersentuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 + = 12