Sembilan titik panas terdeteksi di Riau

Pekanbaru, (Antaranews Sumbar) – Sebanyak sembilan titik panas terdeteksi satelit Terra dan Aqua, yang mengindikasikan terjadi kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau.

Berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, pantauan terakhir pada pukul 06.00 WIB menunjukkan ada sembilan titik panas (hotspot) di tiga kabupaten. Kabupaten Bengkalis dan Pelalawan masing-masing ada empat titik, dan satu di Indragiri Hilir.

Dari semua titik panas tersebut, enam titik memiliki tingkat keakuratan di atas 70 persen sehingga bisa dipastikan merupakan kebakaran. Sebanyak empat titik di Bengkalis dan dua di Pelalawan.

Sebelumnya, selama tiga hari terakhir kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) belum bisa dikendalikan di Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai. Daerah tersebut merupakan perbatasan Dumai dengan Bengkalis.

Anggota Masyarakat Perduli Api (MPA) dan juga Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Teluk Makmur, Budi mengatakan Kebakaran sudah hampir tiga hari. Luasnya diperkirakan sudah sampai 10 hektare.

Pihaknya  menjelaskan, lokasi kebakaran di Kelurahan Teluk Makmur, Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai, sangat jauh dari akses jalan sehingga sulit untuk dipadamkan. Titik api di lahan gambut berjarak sekitar 10 kilometer dari jalan aspal di rute Dumai-Pakning, yang hanya bisa dijangkau dengan berjalan kaki.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

+ 38 = 47