Satu Terduga Teroris Ditangkap di Payakumbuh

Satu Terduga Teroris Ditangkap di Payakumbuh: Rumah kontrakan terduga teroris di Kelurahan Koto Tangah, Payakumbuh Barat, terpantau sepi setelah penggeledahan oleh Polisi, Senin (13/8). ARI

 

 

 

 

 

 

 

PAYAKUMBUH, HARIANHALUAN.COM-Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri menangkap lima orang terduga teroris di Sumatera Barat. Termasuk seorang tukang terapis bekam dan ruqyah yang tinggal di Kelurahan Koto Tangah, Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh, Senin (13/8).

“Benar, tadi saya mendampingi pihak kepolisian menggeledah rumah kontrakan itu sekitar pukul 9 pagi tadi,” ujar Ketua RT 2 RW 2, Kelurahan Koto Tangah, Del Erianto kepada Haluan, Senin (13/8).

Del mengatakan, terduga teroris yang biasa dipanggil Yusuf itu, tidak diciduk di rumah kontrakannya, melainkan ketika ia mengantarkan istrinya pergi mengajar ke salah satu lembaga pendidikan Islam di Kota Payakumbuh.

“Saat rumahnya digeledah, polisi sudah membawa kunci rumah tersebut. Ada sekitar 7 personel polisi yang masuk ke rumah itu untuk mencari barang bukti. Busur, anak panah, laptop dan flashdisk, dibawa sama polisi,” tuturnya.

Sosok terduga teroris tersebut sudah sekitar 8 bulan mengontrak di daerah tersebut. Ia tinggal bersama seorang istri dan empat orang anaknya. “Panggilannya Yusuf. Tapi itu nama panggilan, bukan nama sebenarnya. Karena di KK bukan itu namanya. Jadi saat melapor dulu, ia hanya membawa fotokopi KK (Kartu Keluarga) Tanah Datar. Foto kopi KK itu pun sekarang sudah diambil sama polisi,” ucapnya.

Lurah Koto Tangah, Manzil mengaku terkejut atas terjadinya penggeledahan rumah terduga teroris di wilayahnya itu. Paginya, ia mengaku melihat masyarakat sudah ramai mengerumuni rumah kontrakan tersebut.

“Kata masyarakat ada penggeledahan dari pihak kepolisian. Memang rumah itu dikontrakkan oleh pemiliknya, dan sampai kini belum ada datanya di kantor lurah, sebab dia baru beberapa bulan tinggal di sini,” ucapnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Syamsi membenarkan adanya penangkapan lima orang terduga teroris di Sumatera Barat termasuk di Payakumbuh. Benar, ada lima orang yang diamankan densus. Tiga di Padang, satu di Payakumbuh, satu di Bukittinggi,” ujar Kombes Pol Syamsi kepada wartawan, Senin (13/8).

Kombes Pol Syamsi mengatakan lima orang yang diamankan tersebut diduga dari Jamaah Ansharut Daulah (JAD). “Belum bisa dipastikan asalnya dari daerah mana, dan nama-namanya. Langsung dibawa oleh Densus. Kami dari Polda cuma membantu,” ujarnya.

Pantauan Haluan ke rumah kontrakan terduga teroris di Payakumbuh, Senin sore (13/8), tak ada tanda-tanda rumah tersebut sudah digeledah pihak kepolisian. Berbeda dengan penangkapan terduga teroris di Padang, rumah terduga teroris di Payakumbuh tidak terpasang garis polisi. (mg-ari)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

7 + 1 =