Ratusan PNS Padang Lepas Jenazah Kadis Pangan Zalbadri ke Peristirahatan Terakhir

Ratusan PNS Padang Lepas Jenazah Kadis Pangan Zalbadri ke Peristirahatan Terakhir
Pelapasan jenazah almarhum Kadis Pangan Padang Zalbadri (Foto: Dok. Istimewa)

 

 

 

 

PADANG – Ratusan pegawai Pemerintah Kota (Pemkot) Padang melepas jenazah Kepala Dinas Pangan Kota Padang, Ir. Zalbadri ke peristirahatan terakhir TPU di Pagai Koto Panjang Ikur Koto, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Ahad, (15/7/2018).

Jenazah Zalbadri diberangkatkan dari rumah duka sekitar pukul 14.30 Wib menuju Balai Kota untuk upacara pelepasan dan penghormatan terakhir.

Sesampai di Balai Kota Padang, ratusan pegawai pemkot sudah menyambut kedatangan jenazah kadis pangan itu, termasuk para pejabat, Sekda dan lurah yang memakai pakaian dinas warna putih.

Setelah upacara pelepasan yang berlangsung lebih kurang 30 menit, jenazah Zalbadri dibawa ke Masjid Balaikota untuk dishalatkan dan selanjutnya dimakamkan di TPU Pagai Koto Panjang Ikur Koto Kecamatan Koto Tangah Kota Padang.

Walikota Mahyeldi menyampaikan, atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Padang merasakan sangat berduka atas kepergian almarhum Zalbadri yang memiliki pribadi menyenangkan dan dinilai bertanggung-jawab dalam tugas dan jabatannya itu.

“Hal ini memang tiada kuasa bagi kita selaku umat manusia. Dimana sesuai firman Allah Swt yang menerangkan bahwa setiap yang bernyawa pasti akan menemui ajal atau kematian. Untuk itu, semoga setiap kematian memberikan iktibar (renungan) sebagai pembelajaran bagi kita semua, bahwa suatu saat hal yang sama juga akan kita rasakan dengan tidak tahu kapan dan dimana terjadi,” sebut walikota.

Di mata Mahyeldi, ia pun menilai seorang Zalbadri sebagai seorang ASN yang sangat bertanggungjawab dengan tugasnya. Kemudian juga sangat hati-hati dan waspada dalam pekerjaannya. Sehingga, keteladanan-keteladanan yang ada pada diri almarhum diharapkan menjadi bahagian yang dicontoh untuk dilanjutkan dan dilaksanakan setiap ASN di lingkup Pemko Padang.

“Kita tentu sama-sama berdoa, agar semua yang telah dilakukan dan diberikan almarhum semasa hidupnya menjadi ibadah bagi almarhum yaitunya unnatan hasanatan. Semoga, amal ibadah beliau diterima dan segala dosa diampuni Allah Swt. Serta, keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan kesabaran,” imbuhnya mengamini.

Lebih lanjut kata Wako, ia pun berharap kepergian almarhum khusnul khatimah. Sehingga Allah Swt akan menempatkannya ke tempat yang sebaik-baiknya (surga) yang memang menjadi harapan semua orang.

“Tadi saya melihat sebelum dimandikan pada wajah almarhum melihatkan secercah senyuman. Mudah-mudahan, senyuman itu menjadi pertanda khusnul khatimah untuk almarhum. Maka dari itu, kepada istri almarhum beruntunglah memiliki seorang suami seperti bapak Zalbadri dan juga anak-anak beruntung memiliki seorang ayah seperti beliau. Karena sangat banyak kebaikan-kebaikan yang telah beliau berikan tidak hany bagi keluarga namun juga dirasakan masyarakat dan Pemerintah Kota Padang,” tandas wako sembari melepas almarhum pada upacara pelepasan jenazah itu.

Zalbadri mengembuskan nafas terakhir di Rumah kediamannya pukul 06.00 Wib, sedang tidur di rumahnya.

Seperti diketahui, almarhum Ir. Zalbadri meninggal di rumahnya di kawasan Batang Anai berdekatan dengan PT. Coca Cola. Ia wafat dengan posisi sedang tidur dan diketahui istrinya sewaktu mau membangunkan sekira pukul 06.00 WIB.

Almarhum diduga terkena serangan jantung yang penyakit itu sudah diidapnya selama ini. Almarhum pun dimakamkan di pandam pakuburan keluarganya di Pagai Koto Panjang Ikur Koto Kecamatan Koto Tangah Kota Padang. (RI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

99 − = 89