PSSI Evaluasi Kinerja Milla Bersama Timnas

Pemain Timnas Indonesia berfoto bersama sebelum menghadapi Islandia dalam pertandingan persahabatan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Ahad (14/1).
Pemain Timnas Indonesia berfoto bersama sebelum menghadapi Islandia dalam pertandingan persahabatan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Ahad (14/1).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Direktur Teknis PSSI Danurwindo mengatakan asosiasi akan melakukan evaluasi kinerja Luis Milla bersama tim nasional Indonesia setelah melewati serangkaian uji coba. Sejak kedatangannya sebagai pelatih timnas Indonesia pada Februari 2017 silam, Luis Milla sudah melakoni 20 pertandingan dengan mengantongi delapan kemenangan dan 12 kekalahan.

Teranyar, Hansamu Yama dan rekan setim menyerah 1-4 dari timnas Islandia di Stadion GBK, Ahad (14/1) kemarin. “Kami akan segera mengevaluasi terkait pertandingan terakhir melawan Islandia, bagaimana langkah yang bakal dibuat pelatih,” ucap dia saat dihubungi Republika, Selasa (16/1).

Dia menambahkan evaluasi tersebut nantinya lebih kepada masalah teknis dan bukan pemutusan hubungan kerja dengan entrenador asal Spanyol. “Sektor mana saja yang perlu diperbaiki dan bagaimana kesiapan mereka melakukan pertandingan berikutnya hingga Asian Games 2018 mendatang,” sambung pria 66 tahun itu.

Timnas Indonesia akan tampil pada ajang uji coba atau test eventAsian Games 2018 pada 8-25 Februari mendatang. Belum diketahui siapa yang akan dihadapi oleh skuat Merah Putih. Sebab, sejumlah negara yang diundang belum memberikan kepastian berpartisipasi pada ajng tersebut.

Danurwindo mengatakan PSSI meminta adanya peningkatan ketika test event dan sebelum kejuaraan utama Asian Games 2018 dimulai. Namun, Danurwindo juga mengingatkan peningkatan prestasi tim nasional tidak bisa datang secara instan.

Milla tak hanya bertanggung jawab sebagai pelatih timnas senior saja, ia juga didapuk menjabat di timnas U-23. Salah satu misi PSSI mengontrak Luis Milla bukan hanya untuk mencetak prestasi di ajang Asian Games 2018 serta Piala AFF.

PSSI juga sedang membangun filosofi sepak bola Indonesia dengan gaya bermain Spanyol. Tentu, nama beken yang melekat pada Luis Milla mengapungkan harapan besar dari pihak PSSI dan pegiat sepak bola tanah air untuk dapat membawa perubahan dalam atmosfer permainan timnas Indonesia ke depannya.

“Tentu semua butuh proses, program yang kita buat ini adalah program untuk jangka panjang sampai 10 tahun ke depan. Tapi Luis Milla menargetkan hingga Asian Games nanti. Yang jelas setelah Asian Games nanti pasti kami akan kembali melakukan evaluasi terkait kinerja dia. Keputusan ke depannya, kita lihat saja karena toh dia memiliki batas waktu kontrak bersama kami.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

84 + = 92