Presiden resmikan pengoperasian Minangkabau Ekspres

Padang, (Antaranews Sumbar) – Presiden Joko Widodo meresmikan Kereta Api Bandara Internasional Minangkabau (BIM) yang diberi nama Minangkabau Ekspres di stasiun bandara, Padang, Sumatera Barat, Senin.

Kepala Negara mengatakan Transportasi massal seperti kereta api bandara ini akan terus diperbanyak untuk mengatasi macet di perkotaan, Khusus untuk kereta api bandara, saat ini baru ada dua di Indonesia, yaitu di Kualanamu, Medan, dan Soekarno-Hatta, Banten. Kereta bandara BIM adalah yang ketiga di Indonesia. Saat ini juga sedang dibangun kereta api bandara di Solo, Jawa Tengah, dan kereta LRT penunjang Asian Games di Palembang, Sumatera Selatan. Targetnya masyarakat umum merasakan manfaat dan kenyamanan angkutan massal dan mulai beralih pada moda transportasi publik itu, meninggalkan kendaraan pribadi agar kemacetan berkurang.

Selain meresmikan kereta api bandara, Presiden Jokowi, didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi juga mencoba langsung moda transportasi tersebut menuju Stasiun Simpang Haru Padang. Kunjungan kerja kali ini, Presiden berangkat melalui Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta dengan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 pada pukul 07.50 WIB.

Tiba di Bandara Internasional Minangkabau, Kabupaten Padang Pariaman pukul 09.15 WIB, Presiden dan Ibu Iriana disambut Gubernur Sumatra Barat Irwan Prayitno, Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen Ibnu Triwidodo, dan Kapolda Sumbar Irjen Fakhrizal.

Dari ruang tunggu utama bandara, Presiden dan Ibu Iriana bersama rombongan menuju tempat acara peresmian KA bandara tersebut dengan menggunakan kendaraan minibus.

Agenda lain Presiden selama di Padang, di antaranya meresmikan gedung sekolah SMP, SMA, dan rumah susun di Pondok Pesantren Modern Prof Dr Hamka II.

Turut menyertai Presiden dan Ibu Iriana dalam penerbangan menuju Provinsi Sumatra Barat, di antaranya adalah Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofyan Djalil, dan Wakil Menteri ESDM Archandra Tahar.

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menyebutkan hingga saat ini sangat banyak proyek nasional di daerah itu, di antaranya jalan bypass, jalan tol, dan kereta api bandara.

Proyek pembangunan itu berkontribusi besar untuk mendorong pembangunan daerah. Karena itu pastaslah masyarakat Sumbar berterima kasih pada Presiden.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan kereta api bandara di Sumbar murni menggunakan APBN, tidak seperti daerah lain yang juga melibatkan swasta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

− 1 = 3