Polres Padang Pariaman Sita 256 Botol Miras

Polres Padang Pariaman Sita 256 Botol MirasKapolres Padang Pariaman AKBP Rizki Nugroho saat press Coference di Mapolres Padang Pariaman, Kamis (21/6). Khairul

 

PADANG PARIAMAN, HARIANHALUAN.COM–Kepolisian Resor (Polres) Padang Pariaman berhasil menyita 256 botol minuman keras (Miras) dengan berbagai merek. Dari penangkapan Miras tersebut kepolisian menahan tiga orang tersangka yang diduga sebagai penjual miras.

Kepada Haluan,AKBP Rizki Nugroho Kapolres Padang Pariaman menyampaikan,penangkapan ini merupakan hasil dari kegiatan kepolisian yang ditingkatkan terkait penertipan Miras Oplosan selama bulan Ramadan dan hari Raya Idulfitri.

Diduga menyimpan, mengedarkan, memperdagangkan dan menyediakan minuman keras tanpa izin di dua titik di Kecamatan Nan Sabaris, Padang Pariaman. Kapolsek Nan Sabaris melakukan razia di dua titik yang berbeda. Diantaranya, Nagari Maransi dan Nagari Pauh Kambar.

“Minuman keras yang disita diantara 113 merek TKW, 62 merek W&N, 26 merk Newport, 49 merek Anggur Merah dan 12 merk Brandy,” ujar  Rizki Nugroho di Mapolres Padang Pariaman, Kamis (21/6)

Ia juga mengatakan,semua barang bukti minuman keras tersebut disita dari tiga tersangka yaitu inisial H warga Korong Pasa, Nagari Pauh Kambar, Kecamatan Nan Sabaris, kemudian VY warga Lubuk Alung dan D warga Rimbo Dulang-dulang, Nagari Pauh Kambar, Kecamatan Nan Sabaris.

“Ketiga tersangka saat ini sudah diamankan di Mapolres dan dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.

Ia juga melanjutkan informasi penggeledahan berawal ketika saat adanya acara orgen tunggal yang tidak memiliki izin keramaian, sehingga petugas mendatangi lokasi dan menemukan adanya masyarakat sedang jual minuman keras dengan menggunakan becak motor pada H+4 lebaran sekitar pukul 23.00 WIB.

“Petugas langsung membawa barang bukti beserta pemiliknya ke Mapolres Padang Pariaman”

Atas perbuatannya tersangka dikenakan pasal 51B, pasal 51C, 51E Peraturan Daerah Padang Pariaman Nomor 03 Tahun 2009 dengan ancaman pidana kurungan 6 bulan atau pidana denda minimal Rp5 juta dan maksimal Rp50 juta.

Sementara itu, Kapolsek Nan Sabaris mengatakan saat penangkapan yang berlangsung pada Senin malam lalu juga diwarnai saling kejar-kejaran antara petugas kepolisian dengan para penjual Miras yang menggunakan becak sepada motor. “Ada beberapa penjual Miras yang berhasil melarikan dirinya saat razia,” ujarnya Irwan. (h/mg-rul)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

54 − 44 =