Polisi sita 307 botol minuman keras dari enam lokasi di Kota Padang

Wakapolresta Padang AKBP Kobul S Ritonga (dua kanan) serta Kasat Narkoba Polresta Padang Kompol Abriardi (tiga dari kanan) memperlihatkan minuman keras tidak berizin yang disita oleh Polresta Padang, Sumatera Barat saat jumpa pers di Padang, Senin (16/4) dinihari. (Antara Sumbar/Mario SN)

 

 

 

Padang, (Antaranews Sumbar) – Polresta Padang, Sumatera Barat menyita ratusan botol minuman beralkohol ilegal dari enam lokasi berbeda di kota itu pada Senin (16/4) dinihari.

“Kami menyita 307 botol minuman beralkohol yang tidak memiliki izin edar,” kata Wakapolresta Padang AKBP Kobul S Ritonga saat jumpa pers di Padang, Senin.

Minuman tersebut terdiri dari berbagai merek seperti Contru, Anggur Merah, TKW, Brandy, New Port,Tequila, Vodka dan lainnya yang mengandung alkohol di atas 40 persen.

Ia mengatakan razia dilakukan di enam toko yang berada di jalan Adinegoro, kawasan Bungo Pasang Tabing, Simpang Haru, Simpang Lubuk Begalung dan Alai Kecamatan Padang Utara.

“Ada enam toko yang kami razia dan mereka tidak dapat menunjukkan izin edar dari minuman tersebut,” kata dia.

Sebelumnya pada Jumat sore pihaknya juga menyita belasan jeriken tuak di empat lokasi di Kota Padang.

“Tuak ini terdiri dari tuak murni dan ada yang sudah dicampur, semua sudah diamankan dan akan kami selidiki,” ujar dia.

Selanjutnya minuman beralkohol dan tuak tersebut akan diserahkan kepada BPOM Padang untuk diperiksa di laboratorium.

“Kami ingin memastikan apakah minuman tersebut merupakan minuman oplosan atau tidak,” kata dia.

Setelah itu apabila ditemukan indikasi minuman tersebut merupakan minuman beralkohol yang dioplos, pihaknya akan melakukan pengembangan.

“Kita akan cari lokasi produksinya dan jalur distribusinya hingga masuk ke kota ini,‘ ujar dia.

Ia mengatakan razia ini dilakukan karena banyaknya korban jiwa akibat minuman beralkohol oplosan di Pulau Jawa.

“Kami mendapat instruksi dari Kapolda agar melakukan razia untuk meminimalkan korban minuman keras oplosan,” ujarnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 + 8 =