Polisi Ciduk Dua Orang yang Diduga Menjual Karcis Palsu di Objek Wisata Batu Malin Kundang

Polisi Ciduk Dua Orang yang Diduga Menjual Karcis Palsu di Objek Wisata Batu Malin Kundang
Polresta Padang mengamankan pelaku yang diduga menjual tiket palsu di Kawasan Batu Malin Kundang, Padang, Minggu (17/6).

PADANG – Jajaran Polresta Padang mengamankan dua orang yang diduga menjual tiket ilegal (karcis palsu) untuk masuk ke kawasan objek wisata Batu Malin Kundang, Pantai Air Manis Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) dalam sebuah operasi tangkap tangan, Minggu (17/6).

Hal ini dibenarkan oleh Wakapolresta Padang, AKBP Kobul Syarin Ritonga. “Kita mendapatkan informasi bahwa ada yang menjual tiket palsu di lokasi objek wisata Batu Malin Kundang, sehingga kamipun turun untuk menyelidikinya,” ujar Wakapolresta Padang.

Ia mengatakan saat sampai di lokasi tersebut, pihaknya menemukan masyarakat menjual tiket berwarna merah jambu (pink) kepada pengunjung dengan harga tiket Rp 5 ribu.

“Saat kami temukan, ada empat orang yang menjual tiket yang diduga palsu tersebut dan dua diantaranya berhasil melarikan diri,” lanjutnya.

Setelah mengamankan dua orang tersebut, pihaknya langsung membawa dua orang tersebut ke Mapolresta Padang.

“Untuk saat ini, kami akan proses terlebih dahulu palsu atau tidaknya tiket tersebut,” sambungnya.

Dua orang tersebut salah satunya diketahui bernama Anto dan telah diamankan di Mapolresta Padang serta dimintai keterangannya.

“Kami masih melakukan penyelidikan terkait tiket yang diduga palsu ini dan jika terbukti akan langsung kami proses secara pidana,” tutupnya.

Sementara itu, Medi Iswandi Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Kota Padang membatah keras bahwa penjualan tiket ilegal dilakukan oleh pihaknya.

“Agar diketahui kawasan wisata Batu Malin Kundang, bukanlah menjadi kawasan yang dikelola oleh dinas Pariwisata, melainkan masyarakat setempat yang tokohnya bernama Anto Baret. Jadi jika ada karcis masuk ilegal, tentunya menjadi tanggung jawab mereka, bukan tanggung jawab kami,” jelas Medi melalui selulernya dikutip dari sumbartoday.com, Minggu (17/5).

Medi juga menegaskan bahwa pihaknya tidak terlibat sama sekali akan hal tersebut, untuk itu ia meminta agar kasus dugaan karcis palsu ini dapat diluruskan.

“Saat ini saya lagi diperiksa pihak penyidik Polresta Padang, terkait akan kasus karcis ilegal ini, namun untuk lebih terangnya , dapat langsung tanyakan kepada pihak kepolisian,” jelas Medi. (Firdaus/AMOI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

46 − = 38