Pertamina antisipasi peningkatan konsumsi BBM jelang Ramadhan

 

 

 

Padang, (Antaranews Sumbar) – PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I mengantisipasi peningkatan konsumsi masyarakat dalam penggunaan bahan bakar minyak jelang Ramadhan 1439 Hijriah

“Stok bahan bakar yang kita persiapkan cukup untuk memenuhi kebutuhan konsumen,” kata General Manager Pertamina MOR I Joko Priyono melalui siaran pers di Padang, Sabtu.

Ia mengatakan stok bahan bakar jenis Premium dan Solar tercatat aman, masing-masing berada pada level 13 hari dan 16 hari. Pihaknya memprediksi akan terjadi peningkatan konsumsi gasoline sebesar 10 persen, sedangkan untuk gasoil diperkirakan turun 10 persen selama bulan puasa hingga lebaran nanti.

Untuk memastikan kebutuhan masyarakat tercukupi, sejak April 2018 Pertamina MOR I telah meningkatkan penyaluran BBM. Untuk Premium terjadi peningkatan sebesar 35 persen dibandingkan dengan penyaluran pada Maret 2018 dari semula 3.932 KL per hari menjadi 5.306 KL per hari dengan tren stabil naik.

Peningkatan penyaluran bahan bakar jenis Premium ternyata sedikit berdampak kepada penyaluran BBM jenis Pertalite yang turun sekitar 11 persen menjadi sekitar 6.300 KL per hari pada April 2018.

“Untuk penyaluran BBM jenis Pertamax dan Pertamax Turbo stabil dengan tren positif,” kata dia.

Sedangkan untuk penyaluran Solar pada bulan April 2018 juga meningkat sekitar tujuh persen menjadi 7.200 KL per hari. Kemudian untuk penyaluran BBM jenis Pertamina Dex dan Dexlite relatif stabil.

“Pertamina telah meningkatkan penyaluran gasoline dan gasoil series kepada masyarakat dan khusus menghadapi Ramadhan, kami pastikan stok BBM aman untuk konsumen. Kami juga sangat memberikan apresiasi yang tinggi atas kesetiaan konsumen untuk membeli produk BBM yang berkualitas,” kata dia.

Sementara untuk ketersediaan gas bersubsidi 3 KG juga mengalami peningkatan sebesar 10 persen menjadi 62.290 MT pada bulan Mei 2018.

Pertamina sendiri tengah mempersiapkan pemenuhan buffer stock, terutama pada saat-saat jelang Lebaran yang diperkirakan terjadi lonjakan kebutuhan.

“Selain mengamankan pasokan LPG bersubsidi 3kg untuk masyarakat miskin dan usaha mikro, Pertamina juga siap memenuhi berapapun kebutuhan LPG non subsidi baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun komersial,” kata dia. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

38 − = 28