Pariaman bekerja sama dengan PNP jalankan program satu keluarga satu sarjana

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Pariaman, Kanderi. (Antara Sumbar/Muhammad Zulfikar)

Pariaman, (Antaranews Sumbar) – Pemerintah Kota Pariaman, Sumatera Barat, bekerja sama dengan Politeknik Negeri Padang mulai menjalankan program satu keluarga satu sarjana untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah itu.

“Program satu keluarga satu sarjana merupakan upaya pemerintah daerah dalam mengentaskan kemiskinan dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor pendidikan,” kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Pariaman, Kanderi, di Pariaman, Jumat.

Ia mengatakan program satu keluarga satu sarjana awalnya merupakan buah pemikiran Wakil Wali Kota Pariaman Genius Umar yang disampaikan saat masa kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018.

Untuk tahap awal katanya, pemerintah daerah mempersiapkan sebanyak 10 orang calon mahasiswa yang akan dikirim ke Politeknik Negeri Padang.

Terkait kriteria calon mahasiswa yang akan direkrut yaitu merupakan warga asli Kota Pariaman, memiliki nilai studi mencukupi, tergolong masyarakat ekonomi kurang mampu dan lainnya.

Kemudian setelah itu lanjut dia, para calon mahasiswa akan dikirim ke Politeknik Negeri Padang untuk mengikuti tes atau seleksi masuk perguruan tinggi.

Pendaftaran ke dinas terkait telah dimulai sejak 23 hingga 27 Agustus 2018, kemudian penyampaian usulan peserta dari pemerintah daerah ke Politeknik Negeri Padang pada 28 Agustus 2018.

“Setelah tahapan tersebut para calon mahasiswa mengikuti seleksi masuk pada 29 Agustus 2018 di kampus Politeknik Negeri Padang,” ujarnya.

Beberapa program studi yang ditawarkan seperti teknik sipil, listrik, teknik komputer, manajemen informatika, administrasi bisnis, akutansi dan bahasa Inggris.

Terkait biaya selama perkuliahan, pada semester pertama ditanggung oleh calon mahasiswa, sedangkan semester kedua hingga keenam ditanggung oleh pemerintah daerah melalui program beasiswa.

Secara umum ia menjelaskan salah satu alasan pemerintah daerah memilih Politeknik Negeri Padang yaitu pertimbangan lebih kepada pendidikan vokasional.

“Tujuan pemerintah selain meningkatkan sektor pendidikan, juga melahirkan para mahasiswa yang memiliki skil tertentu serta keterampilan oleh karena itu dibutuhkan pendidikan yang bersifat vokasional,” katanya.

Pihaknya menambahkan pada tahun akademik selanjutnya pemerintah daerah akan berupaya menambah kerja sama dengan beberapa perguruan tinggi lainnya serta jumlah kuota calon mahasiswa. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

83 − 76 =