Nagari Muaro Sungailolo Pasaman Ditunjuk Sebagai Pilot Project Program PKT

Nagari Muaro Sungailolo Pasaman Ditunjuk Sebagai Pilot Project Program PKT

Kegiatan Program Padat Karya Tunai Di Nagari Muaro Sungailolo, Kabupaten Pasaman, Kamis (05/07/2018).

 

 

 

PASAMAN – Nagari Muaro Sungailolo, Kecamatan Mapattunggul Selatan, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat (Sumbar) tahun 2018 ini ditunjuk sebagai pilot project pelaksanaan Program Padat Karya Tunai (PKT) dari Kementerian Pedesaan RI.

Tenaga Ahli Pelayanan Sosial Dasar Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (TA PSD P3MD) Kabupaten Pasaman, Fety Anggreini Dewi, Kamis (05/07/2018), mengatakan, saat ini Nagari Sungailolo sudah mulai melaksanakan kegiatan fisik sesuai dengan petunjuk teknis (Juknis) Padat Karya Tunai (PKT) tahun 2018.

Program PKT yang sudah dilaksanakan di Nagari Muaro Sungai Lolo ini sudah mengacu pada Juknis yakni, sudah adanya Rumah Tangga (RT) miskin, pengangguran/setengah pengangguran dan keluarga yang mempunyai balita memiliki gizi buruk atau stunting,” kata Fety

Pada tahun ini, Nagari Muaro Sungailolo ditunjuk sebagai pilot project pelaksanaan Program Padat Karya Tunai (PKT) dari Kementrian Pedesaan RI. “Padat Karya Tunai merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat desa, khususnya yang miskin dan marjinal yang bersifat produktif,” sebutnya.

Dijelaskan Fety, pihak nagari juga sudah membuka lowongan pekerjaan di lokasi fisik yang akan dilaksanakan serta telah melakukan musyawarah bersama unsur yang ada dan calon pekerja untuk pelaksanaan fisik. Sebelum pelaksanaan kegiatan fisik, nagari harus mendata tiga poin diatas.

Data ini digunakan untuk prioritas dalam calon pekerja dalam pelaksanaan fisik tersebut. Setelah data itu ada, maka nagari membuka pendaftaran calon pekerja dilokasi kegiatan. “Dari pendaftar untuk pekerjaan fisik tersebut, diutamakan tiga kelompok orang tadi ” katanya.

Nagari Muaro Sungai Lolo dalam pelaksanaan kegiatan didampingi oleh Pendamping Desa Pemberdayaan, Defri Yendra dan Pendamping Desa Teknik, Hendra Masta. Di nagari ini dilaksanakan 18 kegiatan dengan sumber dana desa 2018 sebesar Rp. 1.799.844.400.

Dari 18 kegiatan itu, 14 diantaranya kegiatan fisik, dan 5 kegiatan pemberdayaan. Nagari Muaro Sungailolo mempunyai penduduk sekitar 7.772 jiwa dengan 1.303 KK. Kemudian, dari 18 kegiatan tersebut saat ini pihaknya sudah melaksanakan empat kegiatan diantaranya, pembayaran Insentif guru PAUD dan Kader Kesehatan.

Insentifnya sudah dibayarkan untuk enam bulan, yakni Januari hingga Juni 2018. Selain itu, Pemerintah Nagari Sungailo juga sudah mulai melaksanakan pembangunan jalan lingkar Kampung Pintuai di Jorong I Muaro dengan dana Rp.50 juta, dan pengecoran jalan ke SD N 02 Muaro Jorong I Muaro dengan dana Rp100 juta.

“Melalui kegiatan ini sangat banyak manfaatnya bagi masyarakat setempat, memudahkan arus transportasi,” sebutnya.

Menurutnya, banyak manfaat yang dirasakan masyarakat nagari dengan adanya dana desa ini. Dengan adanya dana desa ini, nagari mampu membuka jalan usaha tani untuk meningkatkan nilai ekonomi dan mengefisienkan waktu.

Dengan adanya dana desa yang dikucurkan oleh pemerintah pusat melalui Kemendes tersebut, hasilnya kampung mereka dapat menjadi berkembang. Melalui dana desa, nagari mereka juga mendapatkan penerangan PLTMH dimana selama ini sangat sulit mendapatkan penerangan. (Verdi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 + 3 =