Meresahkan masyarakat, Satpol-PP Pariaman amankan sembilan anak punk antarprovinsi

Para anak punk yang diamankan Satpol-PP Pariaman sedang menyanyikan lagu Indonesia Raya. (Antara Sumbar/Muhammad Zulfikar)

Pariaman, (Antaranews Sumbar) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Pariaman, Sumatera Barat, mengamankan sembilan orang anak punk yang datang dari berbagai provinsi, karena telah meresahkan masyarakat di daerah itu.

“Setelah diinterogasi para anak punk ini mengaku berasal dari Palembang Provinsi Sumatera Selatan, Kota Medan Sumatera Utara dan beberapa daerah lainnya di Sumbar,” kata Kasi Penyidik Pengawai Negeri Sipil (PPNS) Satpol-PP Kota Pariaman, Sitti Mayasari di Pariaman, Rabu.

Ia mengatakan para anak punk tersebut diamankan petugas pada Rabu pagi sekitar pukul 08.00 WIB di daerah By Pass Kecamatan Pariaman Tengah.

Sebelumnya petugas telah memberikan teguran secara persuasif kepada anak punk itu pada Selasa (28/8) dini hari agar meninggalkan Kota Pariaman, karena berkeluyuran di berbagai tempat fasilitas umum serta mengganggu kenyamanan masyarakat.

Setelah diamankan ujar dia, para anak punk tersebut langsung diberikan pembinaan dan tindakan persuasif agar tidak melakukan perbuatan melawan norma.

“Pembinaan yang kami berikan seperti pembekalan tentang amalan butir-butir pancasila dan keagamaan dengan tujuan kehidupan mereka lebih terarah dan meninggalkan budaya tidak baik tersebut,” kata dia.

Pengamanan para anak punk katanya, merujuk kepada Peraturan daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2006 tentang Ketertiban Keberhasilan dan Keindahan.

“Kami mengkhawatirkan mereka bisa saja bertindak atau melakukan perbuatan melawan norma di Kota Pariaman karena salah satu dari mereka perempuan sehingga diarahkan kembali ke daerah masing-masing,” ujarnya.

Sepanjang Januari hingga Agustus 2018 dinas terkait mencatat telah mengamankan sekitar 100 anak punk di berbagai titik karena dianggap meresahkan masyarakat setempat.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat setempat agar melaporkan apabila menjumpai kumpulan anak punk agar bisa ditertibkan dan diberikan pembinaan. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

+ 14 = 24