Menteri Rini: Saya Tak Akan Jerumuskan Pertamina

 Menteri Rini: Saya Tak Akan Jerumuskan PertaminaRibuan karyawan Pertamina melakukan aksi demo di depan Kantor Pusat Pertamina, Kementerian BUMN, dan Kementerian ESDM pada hari ini, Jumat (20/7). (CNN Indonesia/Hesti Rika)

 

 

 

 

 

 

Jakarta, CNN Indonesia — Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarnomenyatakan bahwa persetujuan yang dia berikan untuk PT Pertamina (Persero), salah satunya untuk menurunkan kepemilikan aset hulu bertujuan menyehatkan kondisi keuangan perusahaan .

Dia minta persetujuan tersebut tidak disalahartikan. Apalagi, sampai dianggap sebagai persetujuan penjualan aset Pertamina. Pernyataan tersebut ia sampaikan langsung kepada Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FAPPB) yang menolak persetujuan tersebut.

“Baca persetujuan saya dengan betul, dalam surat, saya minta kaji betul aksi korporasi berupa downshare pada wilayah kerja Pertamina. Saya tegaskan, kendali juga harus tetap di Pertamina,” katanya seperti dikutip dari Antara, Jumat (20/7).

Rini mengatakan sebagai pemerintah Kementerian BUMN atau bahkan dirinya, tidak akan mungkin menjerumuskan Pertamina dengan persetujuan tersebut.

“Tanggung jawab saya menjaga Pertamina sehat untuk 100 tahun ke depan, untuk anak cucu dan cicit kalian semua,” katanya seperti dikutip dari Antara, Jumat (20/7).

Ribuan pekerja Pertamina yang tergabung dalam FAPPB Jumat (20/7) pagi menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Kementerian BUMN. Dalam aksi tersebut mereka mengajukan beberapa tuntutan.

Pertama, meminta Rini mundur dari jabatannya. Kedua, penghentian proses akuisisi Pertagas oleh PGN. Ketiga, penghentian penjualan dan politisasi Pertamina.

Rini mengatakan tuduhan tersebut salah. Spanduk ‘Pertamina For Sale’ tidak tepat, baca betul surat saya, tolong dikaji kemungkinan pengalihan wilayah kerja. Jangan lupa, kontrol tetap di Pertamina,” katanya.

Rini dalam surat tertanggal 29 Juni lalu menyetujui rencana Pertamina untuk menurunkan kepemilikan aset hulu selektif (termasuk namun tidak terbatas pada participating interest, saham kepemilikan dan bentuk lain) sepanjang tetap menjaga pengendalian Pertamina atas aset strategis.

Dalam surat tersebut Rini juga mengizinkan Pertamina untuk melakukan pemisahan usaha atas unit bisnis RU IV Cilacap dan Unit Bisnis RU V balikpapan ke anak perusahaan.
Persetujuan diberikan terkait surat permohonan izin prinsip yang diajukan Pertamina untuk menurunkan kepemilikan aset (share-down) agar kesehatan keuangan mereka tetap terjaga.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 + 1 =