Legislator Sumbar minta pemerintah kaji ulang UKT perguruan tinggi

Padang,(Antaranews Sumbar) – Anggota komisi V DPRD Sumatera Barat Sabrana meminta pemerintah mengkaji ulang kebijakan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang diberlakukan di perguran tinggi negeri di daerah itu karena dinilai memberatkan para orang tua.

Sabrana mencontohkan seorang orang tua mahasiswa dengan profesi tukang las dan membuka usaha di rumahnya. Untuk pembiayaan listrik yang tercatat tentu lebih besar namun pendapatan dirinya tentu tidak besar. Begitu juga mereka yang membuka usaha cucian motor atau cuci baju jugamembayar listrik dan air lebih mahal dari orang lainnya.

Pihaknya juga mengimbau perguruan tinggi agar tidak berpatokan kepada rekening listrik dan air dalam menetapkan uang kuliah mahasiswanya. Seharusnya ada opsi lain agar biaya kuliah ini tepat sasaran dan sesuai dengan kemampuan orang tua mahasiswa.

Apalagi orang tua tersebut memiliki dua atau tiga anak yang kuliah di perguruan tinggi negeri sehingga menambah beban kehidupan mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

8 + = 10