Lantamal II Padang siagakan KRI antisipasi bencana di laut

Komandan Satuan Kapal Patroli Lantamal Padang Kolonel laut (P) Joko Triwanto. (Antara Sumbar/Fathul Abdi)

Padang, (Antaranews Sumbar) – Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) II Padang, Sumatera Barat, menyiagakan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) untuk mengantisipasi dan melakukan kegiatan penyelematan ketika terjadi bencana di laut.

“Mengingat kondisi cuaca yang belum membaik, kami juga menyiagakan kekuatan KRI sebagai antisipasi jika suatu saat terjadi bencana di laut,” kata Komandan Satuan Kapal Patroli Lantamal Padang Kolonel Laut (P) Joko Triwanto di Padang, Jumat.

Dua unsur KRI yang disiagakan untuk upaya search dan rescue (SAR) itu adalah KRI Kala Hitam-828 dan KRI Cakalang-852.

Keunggulan kedua kapal tersebut bisa bergerak cepat, dan mampu mengarungi gelombang laut yang tinggi.

Penyiagaan kapal itu salah satunya melihat pada kejadian yang dialami wisatawan di Pulau Angso Duo, Kota Pariaman, Sumatera Barat pada Sabtu (23/6).

Sekitar 200 wisatawan tertahan di pulau akibat cuaca buruk dan hujan deras yang melanda daerah itu sejak Sabtu sore.

“Kejadian seperti ini salah satunya yang kami antisipasi, jangan sampai hal yang merugikan terjadi karena faktor terlambatnya penanganan,” kata pria yang akrab disapa Jotri ini.

Pada kejadian di Angso Duo itu Satuan Kapal Patroli (Satrol) Lantamal II juga langsung mengerahkan Sea Rider serta Kapal Angkatan Laut (KAL) Sinyaru untuk membantu evakuasi.

Joko menjelaskan selain kepentingan wisata, antisipasi juga dilakukan terhadap aktvfitas masyarakat di laut.

Mengingat fungsi SAR adalah satu dari lima fungsi yang diemban oleh Satuan Kapal Patroli Lantamal Padang.

“Para wisatawan, nelayan yang mencari ikan, serta kegiatan lain di laut adalah fokus yang diantisipasi oleh KRI,” jelasnya.

Selain spesifikasi KRI yang memudahkan upaya penyelamatan di laut, Satrol juga didukung personel yang mumpuni di bidang SAR.

Apabila bencana eskalasi besar dan berskala nasional, Lantamal II akan meminta bantuan komando Armada I, terutama untuk unsur-unsur angkut yang lebih besar.

Ia meminta masyarakat segera melaporkan ketika terjadi bencana atau situasi lain yang perlu diberikan pertolongan. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

7 + = 9