Kejati Sumbar segera periksa puluhan saksi korupsi bansos Solok

Asisten Pidana Khusus Kejati�Prima, Idwan Mariza. (ANTARASumbar/Fathul Abdi)

Padang, (Antaranews Sumbar) – Pihak Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat (Sumbar), segera memeriksa puluhan saksi dalam kasus dugaan korupsi dana Bantuan Sosial (Bansos) Kabupaten Solok tahun anggaran 2009 dan 2010.

“Ada 28 saksi yang akan dipanggil dalam kasus ini, seluruh saksi tersebut akan diperiksa bergantian pekan depan,” kata Asisten Pidana Khusus Kejati Sumbar, Prima Idwan Mariza didampingi Kepala Seksi Penyidikan Zulkardiman di Padang, Selasa.

Meskipun demikian ia tidak dapat menyebutkan identitas para tersebut. Namun secara garis besar mereka merupakan pegawai pemerintahan, serta masyarakat penerima Bansos.

“Pemeriksaan terhadap saksi untuk mengumpulkan alat bukti yang diperlukan untuk mengusut kasus,” katanya.

Sementara tersangka yang ditetapkan penyidik dalam kasus itu sebanyak dua orang, berinisialY dan DT.

Y bertindak sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), dan DT bertindak sebagai Pengguna Anggaran di DPKKA Kabupaten Solok.

Para tersangka dijerat karena melangggar pasal 2, dan pasal 3 Undang-undang 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Terhadap kedua tersangka penyidik kejaksaan belum melakukan penahanan badan.

“Saat ini ada dua nama yang ditetapkan sebagai tersangka, dan tidak tertutup kemungkinan akan bertambah karena pemrosesan kasus masih berjalan,” katanya.

Dalam kasus itu Negara diperkirakan mengalami kerugian keuangansekitar Rp1 miliar.

Modus dalam kasus tersebut dilakukan dengan cara mencairkan dana Bansos, namun hanya tidak diserahkan atau hanya diserahkan sebahagian kepada kelompok penerima. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

+ 22 = 27