Kejari Pasaman Limpahkan Kasus Korupsi Proyek Jalan ke Pengadilan Tipikor

Ilustrasi. (antara)

 

 

LUBUK SIKAPING – Kejaksaan Negeri Pasaman akhirnya melimpahkan berkas perkara untuk empat tersangka dugaan korupsi proyek pembangunan jalan senilai Rp3 miliar di Mapat Tunggul ke Pengadilan Tipikor Padang.

Dipastikan, dalam waktu dekat, empat tersangka ini bakal menjalani sidang perdananya.

“Sudah kita limpahkan berkas perkara beserta Barang Bukti (BB) kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalan senilai Rp3 Miliar di Mapat Tunggul ke Pengadilan Tipikor Padang pada Kamis lalu. Diterima langsung oleh Panitera Tipikor, Rimson Situmorang,” ujar Kajari Pasaman, Adhryansyah melalui Kasi Pidsus, Erik Eriyadi, Minggu (15/4).

Sementara untuk keempat tersangka kata Erik Eriyadi, saat ini masih ditahan di Rutan Kelas II B Lubuk Sikaping.

“Keempat tersangka masih di tahan di Rutan Kelas II B Lubuk Sikaping. Kemungkinan dalam minggu ini segera dipindahkan ke Padang sebelum sidang digelar,” kata Erik Eriyadi.

Sebelumnya Kejaksaan Negeri Pasaman menetapkan empat orang tersangka kasus dugaan korupsi proyek peningkatan Jalan Pintu Padang-Botung Busuk di Kecamatan Mapat Tunggul, Kabupaten Pasaman.

Dari keempat tersangka tersebut, yaitu tiga orang merupakan anggota Kelompok Kerja (Pokja) ULP Pemkab Pasaman dan satu rekanan yang mengerjakan proyek tersebut.

Empat tersangka tersebut adalah satu tersangka Kepala Bidang (Kabid) Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Pemkab Pasaman Salman (43) dan Dasril (44) serta Doni (39) yang menjabat staf Aparatur Sipil Negara (ASN). Kemudian Leonardy JD (47), selaku rekanan proyek pembangunan dari PT RCP. (can)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

+ 66 = 69