Kecelakaan Maut Renggut 3 Nyawa Jemaah Umrah Indonesia

Kecelakaan Maut Renggut 3 Nyawa Jemaah Umrah Indonesia

Dubes RI untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel mengunjungi para korban di RS King Fahd Hospital Madinah (Foto: Dok. KBRI Riyadh).

Madinah: Kecelakaan maut terjadi di Madinah, Arab Saudi. Warga negara Indonesia (WNI) yang sedang melakukan ibadah Umrah turut menjadi korban.

Insiden kecelakaan itu terjadi pada Minggu 17 Juni 2018 sekitar pukul 12.00 Waktu Madinah. Kecelakaan berlangsung di kilometer 150 jalan Madinah Jeddah.

Tiga orang jemaah WNI yang sedang melaksanakan ibadah Umroh meninggal sekaligus dan mengakibatkan empat orang luka berat dan ringan.

Kejadian tersebut dialami oleh keluarga Azwar dari Jakarta yang menjalankan Ibadah Umroh sejak 5 Juni 2018. Azwar bersama keluarga berjumlah tujuh orang yang terdiri dari Ibu kandung dari Azwar, isteri, adik dari isteri Azwar, dan tiga orang anak terdiri atas Lifia, Adel dan Dea yang mengendarai kendaraan Toyota Hi-Ace.

Tiga Korban meninggal adalah Frieda Said, 75 tahun yang merupakan mertua dari Azwar. Korban meninggal lainnya adalah Ulfana Said 53 tahun, Istri Azwar dan Elfina said 49 tahun, adik ipar Azwar.
Sedangkan luka berat berjumlah dua orang yaitu Azwar yang patah tulang rusak dan Anaknya Dea yang mengalami patah tulang belakang. Adel dan Lifia, anak Azwar mengalami luka ringan di tangan dan kaki. Sopir dan dua orang dari travel selamat dari kecelakaan.

Kronologi kecelakaan

Menurut keterangan dari korban selamat, Lifia binti Azwar dan Adel bin Azwar, kecelakaan bermula dari mobil Toyota Hi Ace yang berisi 10 penumpang tersebut mengalami pecah ban belakang dan bersamaan datang badai pasir sehingga mobil terguling beberapa kali.

Korban meninggal berada di kursi tengah, sementara Lifia dan Adel berada di kursi paling belakang.

Dubes RI untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel mengunjungi para korban di RS King Fahd Hospital Madinah untuk menyampaikan belasungkawa serta memberikan dukungan agar tabah dalam menghadapi musibah tersebut. Dubes didampingi Atase Kepolisian KBRI Kombes Fahruurazi dan staf Protokoler KJRI Jeddah, Afnan.

“Kami berjanji akan mengerahkan segala kemampuan untuk membantu pengurusan jenazah dan memberikan pendampingan yang sakit sampai pemulangannya ke Indonesia. Muasasah ad-Dhuha yang menangani umroh juga ikut membantu pengurusan dokumen pengurusan korban wafat,” ujar Dubes Agus.

“Korban meninggal akan dimakamkan di Madinah. Info sementara akan dimakamkan di kompleks pemakaman Baqi’, dekat Masjid Nabawi,” imbuh Dubes Agus, kepada Medcom.id, Selasa 19 Juni 2018.

Dubes Maftuh Abegebriel juga menandaskan bahwa fenomena badai pasir sering terjadi di Arab Saudi dan mengingatkan para jamaah umrah untuk menggunakan mobil yang aman dalam berkendara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 + 4 =