Kajati Sumbar Minta Kajari Tanah Datar Mengawal Dana Nagari

Kajati Sumbar Minta Kajari Tanah Datar Mengawal Dana Nagari
Kepala Kejaksaan Tinggi Priyanto.SH.MH kunjungi Tanah Datar.

TANAH DATAR – Baru dua setengah bulan melaksanakan tugas di Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Barat Kepala Kejaksaan Tinggi Priyanto.SH.MH langsung kunjungan kerja pertamanya ke Kabupaten Tanah Datar Luhak Nan Tuo.

Kunjungan Kajati Sumbar beserta isteri dan Asisten Pembinaan Kejati Sumbar Bambang Sutrisna.SH.MH ini disambut langsung Bupati Irdinansyah Tarmizi didampingi Ketua DPRD Anton Yondra, Kajari Tanah Datar M. Fatria.SH.MH, Dandim 0307 Tanah Datar Letkol. Inf. Edi S. Harahap dan Kapolres Akbp. Bayuaji Yudha Prajas, Rabu (05/09) di Kantor Kejari Tanah Datar.

Usai dari Kejari Tanah Datar, Kajati Sumbar ini berikan pencerahan dan berdialog dengan Kepala OPD, Camat dan Wali Nagari se-Tanah Datar yang berlangsung di aula kantor pemerintah daerah setempat.

Pada kesempatan tersebut Dia mengatakan, akhir-akhir ini banyak legislator, aparat pemerintah yang tersandung perbuatan korupsi, namun dianggap tidak korupsi.

Dia juga menyinggung tentang pengelolaan dana desa (nagari), untuk itu kejaksaan bersama kepolisian akan melakukan pendampingan. TP4D di Tanah Datar sudah sejauh mana melakukan perannya dalam mengawasi proyek-proyek pembangunan di Tanah Datar.

“Dana desa titik awal, banyak kasus penyelewengan dana desa ini, dalam realisasinya tidak sesuai dengan peruntukkannya, tidak ada data dukung yang lengkap, dan banyak dipakai tidak sesuai dengan peruntukkannya.”

“Jika ada laporan dari masyarakat tentang pelaksanaan proyek di nagari yang tidak sesuai, kita dari kejari tidak akan segan turun kelapangan untuk klarifikasi,” ucapnya.

Proyek-proyek di daerah yang juga perlu terus dikawal, “walau berkali-kali mendapat penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), itu belum menjamin terbebas dari korupsi.”

“Walau dari sisi audit, ini memang sudah benar WTP, mudah-mudahan realisasinya benar demikian, secara teknis tidak menyalahgunakan kewenangan yang berakibat merugikan keuangan negara,” kata Dia lagi.

Dia juga puji kinerja Kajari Tanah Datar dibawah kepemimpinan M. Fatria yang telah banyak melakukan perubahan di Kejari Tanah Datar maupun dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat.

Salah satunya inovasi baru, Jaksa masuk pasar, “ini sangat baik sekali dan pertama di Sumatera Barat,” pungkasnya.

Sebelumnya Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi dalam sambutanya sampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan Kajati Sumbar tersebut.

Pada kesempatan itu bupati mengharapkan masukan dan arahan dari Kajati terkait penggunaan anggaran terutama dana nagari yang cukup besar.

Ia berharap dalam penggunaan anggaran daerah maupun dana nagari dapat dikelola secara transparan dan akuntabel. “Saya tidak mau ada wali nagari atau perangkat nagari yang tersandung kasus hukum karena ketidak tahuan pengelolaan keuangan, baik dari alokasi APBD maupun APBN,” ucap Dia.

Terhadap pencerahan kepada wali nagari dari kejari, hal itu sudah pernah dilakukan dan ini sudah yang ketiga kalinya dilakukan dan itu berjalan baik dan jaksa bukanlah untuk ditakuti namun sahabat bagi masyarakat, sebutnya.

Sehubungan dengan program jaksa masuk sekolah, jaksa masuk pasar, Ia sangat menyambut baik kegiatan itu, dan intsrtuksikan OPD terkait untuk memfasilitasinya.

Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan penanda tanganan deklarasi kecamatan dan nagari layak anak yang turut disaksikan ketua TP-PKK Tanah Datar Ny. Emi Irdinansyah Tarmizi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

14 − 8 =