Hambatan dan Tantangan e-Commerce Indonesia

Jakarta — Ketua Umum Asosiasi e-Commerce Indonesia (idEA) Aulia E. Marinto yang juga menjabat sebagai CEO Blanja.com mengungkapkan e-Commerce di Indonesia adalah sebuah opportunity, karena melihat usia perdagangan online di Tanah Air yang masih tergolong baru.

kekurangan di sana sini, mulai UKM yang belum semua digital, jaringan telekomunikasi dan sebagainya, itu wajar. Namun, itu seharusnya hambatan bisa menjadi sebuah peluang.

Aulia menyebut indikator e-Commerce di Indonesia dari take-off untuk lepas landas, sebetulnya sudah cukup banyak, akan tetapi perlu didorong lagi. Contoh, di Indonesia ada 50 juta UKM namun baru satu juta yang masuk e-commerce.

Soal online akan menjadi pesaing, Aulia juga kurang sepakat. Karena sejatinya, tanpa offline pun online tidak bisa berkembang.

Aulia juga tak sepakat bahwa, e-Commerce hanya dinikmati oleh pelanggan di Pulau Jawa. Justru, di luar Jawa berkesempatan besar.

Selain logistik, masalah reseller juga masih menjadi kendala, khususnya yang berasal di luar Jawa. Kata Aulia, kebanyakan reseller tak bisa mengembangkan pesanan yang mendadak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

25 − 17 =