GNPF Ulama Perintahkan Laskar Tangkap Penganiaya Ulama

GNPF Ulama Perintahkan Laskar Tangkap Penganiaya Ulama
Ketua GNPF Ulama Yusuf Muhammad Martak (tengah) meminta Laskar Islam menangkap para penganiaya tokoh ulama. (CNN Indonesia/Bimo Wiwoho)

 

 

 

Jakarta, CNN Indonesia — Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama menyerukan kepada laskar Islam khususnya Laskar Pembela Islam yang berada di bawah naungan Front Pembela Islam (FPI) untuk menangkap para penyerang ustaz dan ulama. Hal itu dinilai perlu dilakukan mengingat begitu maraknya penyerangan terhadap ustad dan ulama di sejumlah daerah.

Seruan tersebut diucapkan Ketua Umum GNPF Ulama, Yusuf Muhammad Martak saat menghelat konferensi pers di bilangan Tebet, Jakarta, Senin (12/3).

“Menyerukan kepada Laskar Islam untuk menangkap dan menggali informasi dari para penyerang tersebut untuk mendapatkan kejelasan motif dan kelompok jahat dibalik skenario ini,” ujar Yusuf.

Di samping itu, Yusuf pun menyerukan kepada para laskar Islam untuk bersiaga dan meningkatkan kewaspadaan terhadap serangan yang ditujukan kepada ustaz dan ulama.

Langkah konkret yang perlu dilakukan, lanjut Yusuf, yakni para laskar Islam harus mendampingi para ustad dan ulama. Yusuf mengatakan hal itu dapat mencegah terjadinya Penyerangan terhadap ustaz dan ulama.

“Agar terhindar dari serangan fisik,” ujarnya.

Tidak ketinggalan, Yusuf juga mendesak aparat penegak hukum untuk bertindak tegas dan cekatan dalam membongkar motif penyerangan terhadap ulama yang kerap terjadi.

Menurut Yusuf, kasus penyerangan terhadap ulama yang terjadi secara berturut-turut sudah sangat memprihatinkan banyak pihak. Kepolisian, lanjut Yusuf, perlu membongkar sindikat penyerang beserta motifnya.

Dengan begitu, kelompok yang berada di belakang penyerang ulama dapat teridentifikasi. Kasus penyerangan ulama pun tidak akan terjadi kembali.

Ia juga meminta kepolisian memberikan penjagaan pada para ulama dan ustaz serta memproses hukum para tersangka yang sudah ditangkap. (sur)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

87 + = 96