Diduga Pakai Narkoba dalam Sel, 9 Napi Lapas Dharmasraya Diciduk Polisi

Diduga Pakai Narkoba dalam Sel, 9 Napi Lapas Dharmasraya Diciduk Polisi
Tim Res Narkoba Polres Dharmasraya merazia napi Lapas kelas III Dharmasraya, Selasa (31/7/2018) malam. (foto: topikini.com)

 

 

DHARMASRAYA –  Sebanyak 9 orang warga binaan Lembaga Permasyakatan (Lapas) kelas III Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat diamankan oleh Tim Res Narkoba Polres Dharmasraya, Selasa (31/7/2018) malam kemarin.

Mereka diduga menggunakan narkoba di dalam Lapas karena ditemukan barang bukti narkoba dan alat hisap (bong) dan barang lainnya.

Kepala Lapas kelas III Kabupaten Dharmasraya, Ahmad Junaedi, saat ditemui di ruangnya, Rabu (1/8/2018), membenarkan adanya kejadian tersebut.

Junaedi mengatakan, penangkapan itu terjadi saat Tim Res Narkoba Polres Dharmasraya melakukan razia yang dipimpin langsung oleh Kapolres Dharmasraya AKBP Rudy Yulianto bersama Kasat Narkoba Iptu Pereddy Nababan. Tim menggeledah seluruh bagian ruangan Lapas.

“Kronologisnya, sekitar pukul 22.30 WIB tim tersebut tiba di Lapas ini dan langsung melakukan pemeriksaan, serta pengeledahan kamar 5, 6 dan 7. Saat pengeledahan di kamar 6, ditemukan barang bukti narkoba jenis sabu-sabu dan 3 kantong plastik kecil beserta 2 buah bong,” ucap Ahmad Junaedi seperti diberitakan topikini.com.

Dari temuan tersebut, kemudian 9 orang warga binaan diamankan oleh polisi. “Saya sangat berterimakasih kepada pihak Polres Dharmasraya yang melakukan razia di Lapas ini. Karena merupakan perintah dari Menkum HAM untuk memberantas narkoba di Lapas,” katanya lagi.

Sebelum dirazia, penghuni warga binaan berjumlah 82 orang dan saat ini tinggal 73 orang. Sembilan orang diamankan oleh pihak Polres Dharmasraya karena diduga terlibat kasus narkoba.

“Berapa jumlah narkoba yang ditemukan, saya belum tahu pasti karena sepenuhnya ditangani oleh pihak penyidik,” tambahnya.

Apakah nantinya ada oknum petugas Lapas yang terlibat dalam kasus ini, Ahmad Junaedi mengaku sepenuhnya ia serahkan kepada pihak Polres Dharmasraya dan Kanwil Kemenkum HAM Sumbar melakukan pemeriksaan. ***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

18 + = 21