Dari data sementara, diduga masih ada sebanyak 39 penumpang yang hilang dan diduga tenggelam di dasar danau toba.

Pencarian korban tragedi tenggelamnya Kapal Motor Sinar Bangun di perairan Danau Toba, Simalungun, Sumatera Utara, masih berlangsung. Kementerian Perhubungan menyatakan, dari data sementara, diduga masih ada sebanyak 39 penumpang yang hilang dan diduga tenggelam di dasar danau. Menurut Ketua Posko Harian Angkutan Lebaran Kemenhub, Arif Toh, di hari kedua tragedi kapal tenggelam, tim SAR fokus melakukan pencarian korban ke dasar danau dengan cara mengerahkan penyelam. Arif menuturkan, ada lebih dari 20 penyelam dari SAR dan unsur TNI yang telah dikerahkan ke Danau Toba.

Sementara itu, dari hasil penyelidikan sementara, diduga kuat kapal itu tenggelam akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi yang terjadi di perairan Danau Toba.Kapal ini tenggelam dalam pelayaran dari Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, menuju Tigaras di Kabupaten Simalungun. Kapal tenggelam sekira pukul 17.30 WIB, Senin, 18 Juni 2018, dilaporkan ada lebih dari 60 orang berada di atas kapal saat KM Sinar Bangun tenggelam di tengah danau vulkanik tersebut.

Sebagian besar penumpang merupakan wisatawan yang menghabiskan waktu berlibur Lebaran. Diduga kapal tenggelam karena mengalami kerusakan dan diadang cuaca buruk serta ombak tinggi ketika berlayar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

29 + = 34