Bukittinggi, (Antaranews Sumbar) – Waktu tempuh dari Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) menuju Pasar Koto Baru, Kabupaten Tanah Datar mencapai 2,5 jam pada Senin pagi.

Waktu tersebut seharusnya merupakan waktu tempuh dari Bukittinggi menuju Padang di hari biasa.

Seorang pengendara dari Bukittinggi yang hendak menuju Solok, Mardi W mengatakan kepadatan lalu lintas sudah mulai terjadi sejak dari wilayah Jambu Air.

Mulai dari Jambu Air hingga Pasar Koto Baru kendaraan tidak dapat dipacu melainkan hanya dapat bergerak secara beringsut-ingsut.

“Berangkat dari Bukittinggi jam 9.00 WIB dan baru lepas dari Pasar Koto Baru sekitar pukul 11.30 WIB. Bukittinggi-Pasar Koto Baru di hari biasa tidak sampai 20 menit,” ujarnya.

Menurutnya selain karena peningkatan kendaraan, aktivitas di Pasar Koto Baru pada Senin juga menjadi penyebab tersendatnya arus lalu lintas.

Selepas dari Pasar Koto Baru hingga masuk Padang Panjang, ia mengatakan kondisi lalu lintas tetap padat dan kendaraan berjalan beringsut.

Pengguna jalan lainnya dari Bukittinggi hendak menuju Padang, Doni mengatakan memilih jalur alternatif melewati Malalak menghindari kepadatan di jalur utama Bukittinggi-Padang.

“Berangkat dari Bukittinggi sekitar 9.30 WIB dan lewat Malalak lalu lintasnya ramai namun tetap lancar,” katanya. (*)