Botol Pemanas Air bagi Traveler Antar UII Juara Umum Pimnas 2017

Dimas Setiawan
 
Berawal saat kesulitan air panas untuk membuat minuman penghangat tubuh kala mendaki gunung, mahasiswa Teknik Industri Universitas Islam Indonesia Muhammad Iqbal Sabit mengajak empat kawannya berinovasi membuat botol pemanas air, yang diberi nama Eshotics (Electronic Shake Bottle Heater Induction Electromagnetic System). Hasilnya, dengan botol itu, air cepat mendidih dan panas dalam waktu yang tidak terlalu lama yaitu hanya tujuh menit.
 
Inovasi yang dilakukan Iqbal bersama empat temannya dari Teknik Elektro UII yakni Rahmawati Fanansyah Putri, David Arohman, Nuraditya Ahmad, serta Hasyim Abdullah ini berhasil mengantarkan mereka meraih medali emas dan perunggu dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-30 di Universitas Islam Makassar (UIM), 23-27 Agustus 2017.
 
Medali emas diperoleh untuk kategori poster dan perunggu di kategori presentasi. Atas prestasi itu, UII berhasil menjadi juara umum untuk perguruan tinggi swasta (PTS) se-Indonesia.
 
Ketua Tim Eshotics UII Muhammmad Iqbal Sabit mengatakan, ide pembuatan botol pemanas ini berawal dari pengalaman pribadi saat mendaki gunung. Kala itu, dia kesulitan air panas untuk menghangatkan tubuh, mengingat kondisi gunung yang dingin. Untuk mengatasi ini, kemudian berinisiatif mencari solusi, yaitu membuat alat untuk memanaskan air dalam waktu yang cepat.
 
Wakil Rektor III UII Agus Taufiq mengatakan, prestasi mahasiswa UII dalam Pimnas tahun ini diharapkan mampu terus mendorong minat dan semangat mahasiswa UII lainnya untuk melakukan inovasi di bidang lain. Sehingga, pada Pimnas tahun depan, bisa lebih banyak meraih medali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

67 + = 76