BMKG minta masyarakat Sumbar tingkatkan kewaspadaan terhadap bencana hidrologi

Padang, (Antaranews Sumbar) – Masyarakat Sumatera Barat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrologi akibat hujan deras yang mengguyur sejumlah daerah sejak beberapa hari terakhir, kata Pejabat Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Minangkabau Padang Pariaman.

Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Minangkabau, Budi Samiadji mengatakan
Selama dua hingga lima hari ke depan masih berpotensi hujan lebat atau cuaca ekstrem, ujarnya sehingga masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan.Menurutnya hal tersebut karena adanya fenomena “Madden Jullian Osilation” atau pergerakan uap air dalam jumlah banyak yg bergerak dari perairan Afrika menuju Indonesia.

Pada saat ini posisi pergerakan uap air ini di sekitar perairan barat Sumatera Barat di Samudra Hindia dalam dua hari ke berpotensi terjadinya hujan intensitas sedang hingga lebat di wilayah Minangkabau.

Pihaknya mengeluarkan peringatan dini potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat tiga hari ke depan dapat disertai petir atau kilat serta angin kencang di wilayah di Kabupaten Pasaman Barat, Agam, Padang Pariaman.

Kemudian Kota Padang, Pasaman, Pesisir Selatan, Kepulauan Mentawai, Tanah datar, Solok, Padang Panjang, Kabupaten Solok.

Untuk suhu udara yakni 18-31 derajat celsius, kelembaban udara 70-98 persen dan angin berhembus dari barat daya menuju timur laut dengan kecepatan 20 kilometer per jam.

Budi mengimbau masyarakat agar berhati-hati ketika berkendara dan menyiapkan payung serta jas hujan ketika keluar rumah, dan juga mengindari jalan-jalan yang rawan pohon atau baliho tumbang.

Sementara untuk cuaca di laut, BMKG Maritim Teluk Bayur memperkirakan adanya potensi gelombang hingga ketinggan dua hingga hingga tiga meter yang terjadi di Samudra Hindia Barat Mentawai hingga Samudra Hindia Barat Bengkulu.

Pihaknya akan memperbaharui informasi jika terjadi perubahan cuaca di darat maupun wilayah perairan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

29 + = 31