Berbekal Surat Ini, Warga Mentawai Bisa Berobat Gratis

Berbekal Surat Ini, Warga Mentawai Bisa Berobat Gratis
Kadis Kesehatan Mentawai, Lahmudin

 

 

 

 

 

MENTAWAI – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai mempermudah pelayanan kesehatan bagi warganya yang belum memiliki  kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) untuk berobat, bisa menggunakan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).

“Bagi warga miskin bisa membawa SKTM yang dikeluarkan kepala desa dan sudah bisa berlaku untuk berobat, ” kata Lahmuddin, Kepala Dinas Kesehatan Mentawai di Tuapejat, Kamis (19/7).

Diperbolehkannya SKTM bagi warga miskin untuk berobat, menurut  Lahmuddin merupakan salah satu upaya mempermudah  pelayanan kesehatan bagi seluruh warga Mentawai, karena hingga saat ini masih banyak warga Mentawai yang belum memahami tata cara pengurusan kartu  BPJS.

“Ini sebenarnya merupakan tantangan juga dalam kita mensosialisasikan dan juga menyadarkan agar masyarakat paham tentang pentingnya BPJS, karena memang belum semua warga paham untuk mengurus dan  memiliki kartu BPJS,” ujar Lahmuddin.

Lebih lanjut, Lahmuddin mengharapkan agar masyarakat yang belum memiliki BPJS segera mengurusnya. Caranya cukup membawa Kartu Keluarga (KK),  dan langsung ke kantor BPJS.

“Sebenarnya sangat mudah cara daftarnya, warga cukup bawa KK ke kantor BPJS, sebagai bukti  warga Mentawai, nanti petugas sudah bisa membuat BPJSnya,” ujar Lahmuddin.

Lahmudin menambahkan, biaya pengobatan untuk layanan kesehatan bagi ibu hamil sampai proses  persalinan diberikan secara gratis, dan bisa tanpa menggunakan kartu BPJS.

“Ya untuk layanan ibu hamil dan melahirkan sudah menjadi prioritas Dinkes Mentawai, jadi biaya berobatnya gratis, meskipun pasien belum memiliki BPJS,” kata Lahmuddin.

Biaya berobat gratis untuk ibu hamil dan melahirkan kata Lahmuddin sudah berlaku di seluruh Indonesia karena sudah  merupakan himbauan dari Kementerian Kesehatan.

“Ya dasar pertimbangannya karena kan ibu hamil itu rentan terhadap keguguran, sehingga membutuhkan penanganan yang cepat dan baik,” pangkas Lahmuddin. (ss)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

33 + = 42