Bawaslu Terima 2 Laporan soal Mahar Rp 500 M

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI menerima dua laporan terkait dugaan mahar politik Rp 500 miliar yang disebut dikeluarkan oleh cawapres Sandiaga Uno. Komisioner Bawaslu M Afifuddin menuturkan satu laporan tak diproses. Kenapa?

Komisioner Bawaslu M Afifuddin mengatakan laporan tanpa KTP tak akan diproses. Sedangkan laporan yang disertai KTP sedang dikaji. seluruh pihak yang berkaitan dengan dugaan mahar politik tersebut akan dipanggil untuk ditelusuri. Bawaslu juga membuka kemungkinan memanggil Sandiaga.
Terkait sanksi yang akan diberikan kepada pelaku mahar politik, Afif menyampaikan, berdasarkan pada Pasal 228 UU Pemilu, pelaku mahar politik tidak bisa lagi mencalonkan diri pada periode selanjutnya. Namun, ia menuturkan, hal tersebut perlu melalui putusan pengadilan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 + 2 =