Bank Perlu Siasati Tren Kenaikan Suku Bunga

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Daya tahan industri perbankan kembali diuji dengan kembalinya era suku bunga tinggi. Maklum, Bank Indonesia (BI) sudah menaikkan suku bunga acuan BI 7 Days Reverse Repo Rate (BI 7DRR) sebesar 125 basis poin (bps) sepanjang Mei-Agustus 2018 menjadi 5,50 persen.

Penaikan suku bunga itu dilakukan untuk mencegah pelemahan nilai tukar rupiah di tengah tren kenaikan suku bunga bank sentral Amerika Serikat, the Federal Reserve (the Fed).

Dengan naiknya BI 7DRR, bank harus lebih cerdik dalam mencari dana murah. Chief Economist PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Winang Budoyo memandang industri perbankan harus mencari cara dan menyiapkan strategi dalam menjalankan bisnisnya.

Winang mengatakan, di tengah tren kenaikan suku bunga, BTN akan fokus menyalurkan KPR bersubsidi. Sebab, BTN saat ini menguasai pangsa pasar KPR bersubsidi sebesar 94 persen.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

94 − 93 =