Anda berkendaraan menggunakan GPS? Awas bisa ditilang

Surabaya, (Antaranews Sumbar) – Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Budi Setiyadi mengatakan berkendara memakai peta elektronik dalam “The Global Positioning System” (GPS) bisa ditilang oleh polisi.

Pihaknya menjelaskan dalam Peraturan Menteri Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan Pasal 186, pengemudi diwajibkan untuk mengemudi dengan konsentrasi dan wajar.

Budi menegaskan GPS tidak dilarang selama dikendalikan oleh navigator, yakni teman berkendara, baik kendaraan roda dua maupun roda empat.

Budi mengakui masih sulit untuk pengawasannya terkait penggunaan GPS dalam berkendara.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi membolehkan memakai sistem peta elektronik dalam “The Global Positioning System” (GPS) asalkan kendaraan dalam kondisi berhenti.

Menhub menyarankan para pengendara untuk berhenti sejenak memperhatikan peta elektronik tersebut baru melanjutkan perjalanan, baik yang berkendara dengan roda empat maupun roda dua.

Pihaknya mengatakan GPS bukan larangan, yang menjadi larangan adalah digunakan  saat dia berkendara, jadi tidak usah dikontroversikan.

Pihaknya mengimbau, terutama para pengemudi taksi dan ojek daring untuk tidak fokus pada GPS dan mengutamakan aspek keselamatan. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

27 − = 22