Direktur Utama PT Bio Farma (Persero) M. Rahman Roestan yakin vaksin imunisasi measles rubella (MR) yang diproduksi oleh Serum Institute of India (SII) tidak bermasalah. Pasalnya, Badan Kesehatan PBB (WHO) dan negara Islam lainnya telah menggunakan produk vaksin yang sama.

Menurutnya, Bio Farma sebagai BUMN wajib memenuhi kebutuhan program imunisasi nasional. Termasuk program imunisasi vaksin measles rubella (MR) di 28 provinsi di luar pulau Jawa sampai akhir September 2018 mendatang.

Rahman mengatakan, semua vaksin yang dibutuhkan diupayakan diproduksi di PT Bio Farma supaya kemandirian farmasi nasional bisa berjalan. Di sisi lain, Rahman mengungkapkan ada beberapa tantangan yang membuat sertifikat halal belum dikeluarkan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Pasalnya, ada beberapa dokumen yang dibutuhkan MUI belum disediakan oleh produsen Serum Institute of India.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 + 6 =