950 rumah tak layak huni di Agam diperbaiki

Dua warga sedang berada di salah satu rumah tidak layak huni di Kabupaten Agam. (Antara Sumbar/Yusrizal)

Lubukbasung, (Antaranews Sumbar) – Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat, memperbaiki 950 unit rumah tidak layak huni (RTLH) di delapan kecamatan di daerah itu pada 2018.

Pelaksana harian Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Agam, Daswilza di Lubukbasung, Minggu, mengatakan,dana perbaikan ke 950 unit rumah itu berasal dari APBN sebanyak 800 unit yang tersebar di Kecamatan Ampekkoto sebanyak 180 unit, Sungaipua 30 unit, Baso 30 unit.

Lalu Palupuh 30 unit, Tilatangkamang 30 unit., Kamangmagek 30 unit dan Banuhampu 150 unit dan Palembayan 150 unit.

“Pembangunan 650 unit rumah sedang berjalan dan khusus di Kecamatan Palembayan sedang menunggu surat keputusan dari Kementerian Pekerja Umum dan Perumahan Rakyat,” katanya.

Ia mengatakan, dana pembangunan itu sebesar Rp15 juta per unit untuk membeli bahan bangunan dan upah.

Dana tersebut, tambahnya, langsung disetorkan ke toko bahan bangunan oleh pemerintahan pusat.

“Saya berharap ada swadaya dari masyarakat setempat saat pembangunan rumah tersebut,” ujarnya.

Ia menambahkan, 959 unit RTLH itu merupakan usulan dari pemerintah nagari ke Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman.

Sementara syarat rumah mendapatkan bantuan itu berlantai tanah, dinding papan, beratap rumbia, status kepemilikan tanah dan lainnya.

Setelah itu, pihaknya mengajukan ke Kementerian Pekerja Umum dan Perumahan Rakyat.

“Pada tahun sebelumnya Agam juga mendapat bantuan untuk memperbaiki rumah sebanyak 300 unit di Kecamatan Tanjungmutiara, Palembayan dan Canduang,” katanya.

Terkait jumlah rumah tidak layak huni di daerah itu, Pemkab Agam bekerjasama denga Pemprov Sumbar sedang melakukan pendetaan di 16 kecamatan.

Anggota DPRD Agam, Muhammad Abrar berharap dinas terkait melakukan pengawasan setiap saat agar pembangunan berjalan dengan baik sesuai dengan program pembangunan rumah itu.

Dengan cara itu masyarakat mendapatkan rumah layak untuk dihuni.

“Dengan program ini tidak ada rumah tidak layak huni di daerah itu beberapa tahun kedepan,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

+ 66 = 74