JAKARTA, KOMPAS.com – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) Saut Situmorang mengatakan, KPK berharap vonis yang dijatuhkan majelis hakim terhadap terdakwa kasus dugaan korupsi proyek e-KTP, Setya Novanto, sesuai tuntutan jaksa. Jaksa menuntut Setya Novanto dengan hukuman 16 tahun penjara. Sidang vonis akan digelar pada Selasa (24/4/2018) besok.

Meski demikian, KPK tetap menghormati apapun putusan hakim. Dalam menjatuhkan putusan, ia yakin hakim sudah mempertimbangkan segala aspek, baik meringankan maupun memberatkan.

Dalam tuntutannya, selain mengajukan pidana 16 tahun penjara, jaksa juga menuntut Novanto membayar denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan. Dalam pertimbangan, jaksa menilai, perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas korupsi. Perbuatan Novanto berakibat masif, menyangkut pengelolaan data kependudukan nasional yang dampaknya masih dirasakan. Perbuatannya juga menyebabkan kerugian negara besar. Novanto juga dinilai tidak kooperatif selama penyidikan dan penuntutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

− 5 = 1