Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo tidak habis pikir usulannya terkait penjabat gubernur diributkan semua orang. Tjahjo pun mengaitkan hal itu dengan kondisi jelang Pilkada Serentak 2018 dan Pemilu 2019.

Tjahjo heran usulan untuk menjadikan perwira tinggi Polri menjadi penjabat gubenur menuai banyak respons di publik. Padahal, kata dia, hal itu baru sebatas usulan.

Bila menengok pada 2016 silam, kata dia, Kemendagri sudah pernah menerapkan hal serupa. Namun, saat itu tidak ada satu pihak yang protes terhadap kebijakan itu.

 

Pada 2016, Mendagri menunjuk Irjen Carlo Brix Tewu sebagai penjabat gubernur di Sulawesi Barat. Selain itu, Tjahjo juga menunjuk Mayjen TNI (Purn) Soedarmo sebagai penjabat gubernur Aceh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 + 2 =