Devisa Ekspor yang Kembali ke Tanah Air Hanya US$4,4 Miliar

Devisa Ekspor yang Kembali ke Tanah Air Hanya US$4,4 MiliarBank Indonesia mencatat jumlah devisa hasil ekspor yang kembali ke Tanah Air rupiah hanya sekitar US$4,4 miliar pada kuartal II 2018. (CNN Indonesia/Hesti Rika)

 

 

 

 

 

 

 

Jakarta, CNN Indonesia — Bank Indonesia (BI) mencatat jumlah devisa hasil ekspor (DHE) yang kembali ke Tanah Air dan dikonversikan dari valuta asing ke rupiah hanya sekitar US$4,4 miliar pada kuartal II 2018.

Jumlah devisa yang beralih ke rupiah itu hanya sekitar 12,68 persen dari total devisa yang dihasilkan para eksportir pada periode yang sama, yaitu mencapai US$34,7 miliar. Angka itu juga hanya 13,7 persen dari total devisa yang masuk ke bank di dalam negeri sebesar US$32,1 miliar.

Padahal, menurut Gubernur BI Perry Warjiyo, rata-rata konversi devisa ke rupiah setiap tahun sebesar 15 persen dari total devisa yang masuk ke perbankan. Artinya, memang ada penurunan pengembalian devisa yang dikonversi ke Mata Uang Garuda pada tiga bulan terakhir.

 

Sedangkan devisa hasil ekspor yang tidak masuk ke bank nasional, namun masuk ke bank asing sebesar US$2,6 miliar atau sekitar 7,6 persen dari total devisa yang dihasilkan.

“Makanya pemikiran kami bagaimana cara membuat mekanisme agar devisa hasil ekspor yang masuk ke perbankan dalam negeri bisa dikonversikan ke rupiah. Kami cari mekanisme solusi terbaik berdasarkan pasar,” ucap Perry di Gedung DPR/MPR, Rabu (5/9).

Menurut Perry, bank sentral nasional sebenarnya telah memberikan mekanisme konversi devisa ke rupiah, yaitu melalui fasilitas FX Swap. “Kami terus bicarakan ini dengan pengusaha supaya mengalir ke dalam negeri, kami kan sediakan swap dengan biaya murah sekitar 5 persen untuk setahun,” katanya.

Namun, karena masih sedikit devisa yang dikonversikan, BI akan memikirkan upaya lain, misalnya mempertimbangkan pembentukan special deposit account sebagai penyimpanan devisa tersebut.

“Kami juga lihat apakah perlu insentif fiskal atau perbankan, itu skenario yang bisa dikembangkan. Ada pula bagian yang kami koordinasikan dengan pemerintah,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

86 − 84 =