Wakil Presiden Jusuf meminta para pengusaha ikut membantu pemerintah memperkuat nilai tukar rupiah terhadap dollar AS. Menurut Wapres, salah satu langkah yang bisa dilakukan pengusaha dengan membawa pulang uang hasil ekspor.

Selama ini, tutur dia, banyak eksportir yang memilih menyimpan uang hasil ekspor di luar negeri. Negara yang menjadi favorit, yakni Singapura dan Hongkong. Hal ini menjadi perhatian pemerintah. Sebab, andai uang itu disimpan di bank-bank dalam negeri, maka akan menjadi dana cadangan di dalam negeri. Kalla meyakini, uang hasil ekspor yang dikonversi ke rupiah akan ikut membantu penguatan mata uang Garuda tersebut.

Nilai tukar rupiah terhadap dollar terus merosot. Bahkan mata uang Garuda itu sudah menembus Rp 14.800 per dollar, atau level terendah sejak krisis 1998. Pemerintah berupaya untuk meredam pelemahan rupiah. Caranya, yakni dengan menggenjot ekspor dan mengurangi impor yang tak perlu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

40 − 34 =